Warga Indramayu Berjejer Minta THR Uang Receh di Jalanan, Warganet: Budaya yang Berbahaya

soreang

Jum'at, 21 April 2023 | 14:35 WIB
Warga Indramayu Berjejer Minta THR Uang Receh di Jalanan, Warganet: Budaya yang Berbahaya
Warga Indramayu yang sedang berjejer di jalanan untuk meminta uang THR kepada pemudik dengan membawa sapu dari ranting pohon. (Twitter/langitan99)

SUARA SOREANG – Ramai beredar video yang menampilkan warga Indramayu yang sedang berjejer di jalanan untuk meminta uang THR kepada pemudik dengan membawa sapu lidi.

Disebut sebagai tradisi orang Indramayu atau orang Pantura dengan membawa sapu ijuk/lidi yang mereka rakit sendiri dan mengambil uang yang diberikan pengendara yang biasa pulang kampung ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Penyapu uang receh ini konon ada yang berjaga hingga 24 jam dan makin hari makin ekstrem. Jumlahnya pun semakin banyak seiring meningkatnya kendaraan yang lewat.

Melansir dari akun Instagram @viralkak, salah seorang warganet membagikan asal-usul tradisi yang bisa membahayakan ini. Dijelaskan bahwa mayoritas penyapu duit ini merupakan warga kalangan rendah yang memiliki keterbatasan akses pendidikan, keterampilan dan lapangan pekerjaan.

Tradisi ini tetap bertahan, tidak terlepas dari kepercayaan tradisional yang dimiliki oleh masyarakat, sehingga melahirkan peluang ekonomi untuk mendapatkan penghasilan.

Dari video yang diposting Instagram @viralkak, beberapa kali terdengar suara klakson mobil atau motor kepada para penduduk yang mencoba mengambil uang yang jatuh ke tengah jalan.

Penyapu uang THR di Indramayu berjaga di jalanan hingga malam hari dan kian meningkat jumlahnya. [Twitter/Midjan_La_2]
Penyapu uang THR di Indramayu berjaga di jalanan hingga malam hari dan kian meningkat jumlahnya. (sumber: Twitter/Midjan_La_2)

Beberapa warganet mengkhawatirkan tradisi ini karena rentan kecelakaan dan bisa membahayakan pengendara atau penduduk tersebut.

Bahkan beberapa warganet menyarankan untuk menghilangkan budaya ini, agar tidak membahayakan nyawa orang lain.

“Budaya yang membahayakan nyawa sendiri, seandainya tidak ada yang memberi maka kebiasaan ini akan hilang dengan sendirinya,” komentar salah satu warganet.

baca juga

“Gini amat. Duit gak seberapa nekat ngorbanin nyawa, buset,” komentar salah satu warganet.(*)

Sumber: Instagram/viralkak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tradisi dan Kebersamaan dalam Merayakan Hari Raya Idul Fitri, Yuk Simak!

Tradisi dan Kebersamaan dalam Merayakan Hari Raya Idul Fitri, Yuk Simak!

Your Say | Jum'at, 21 April 2023 | 14:28 WIB

Ini Tradisi Unik Perayaan Idul Fitri di Sejumlah Negara

Ini Tradisi Unik Perayaan Idul Fitri di Sejumlah Negara

Lifestyle | Jum'at, 21 April 2023 | 14:30 WIB

Ngeri! Tradisi Jelang Lebaran di Kota Ini Bakar Ratusan Lilin di Kuburan, Warganet: Respect

Ngeri! Tradisi Jelang Lebaran di Kota Ini Bakar Ratusan Lilin di Kuburan, Warganet: Respect

Soreang | Jum'at, 21 April 2023 | 07:10 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×