SUARA SOREANG - Setelah meraih golden buzzer dari Simon Cowell di American's Got Talent (AGT) 2023, nasib Putri Ariani mengalami perubahan signifikan.
Salah satu perubahan tersebut terkait bayaran yang diterimanya saat manggung..
Dalam wawancara dengan Irfan Hakim, Putri Ariani mengungkapkan bahwa ia pernah dibayar dengan beras setelah manggung.
Selain itu, Putri juga mengungkapkan bahwa ia pernah dibayar sebesar Rp 50 ribu.
Meskipun bayarannya tidak seberapa, Putri menganggapnya sebagai perjuangan yang harus dilalui.
Namun, perlahan-lahan nasib Putri Ariani berubah setelah ia tampil membawakan lagu ciptaannya yang berjudul "Loneliness" di ajang AGT 2023.
Salah satu kesuksesan terbaru Putri Ariani adalah menjadi Duta Kekayaan Intelektual 2023.
Sebagai Duta Kekayaan Intelektual, Putri Ariani akan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM untuk mempromosikan pentingnya perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual (KI) kepada masyarakat, terutama anak muda.
Selain itu, Putri Ariani juga mendapatkan sertifikat hak cipta atas lagunya "Loneliness" dan "Permata Indah Dunia", sehingga ia memiliki hak atas royalti besar seumur hidup.
Baca Juga: Meninggalkan Pahala Abadi dengan Sedekah Jariyah
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, memberikan apresiasi tinggi kepada Putri dan kedua orangtuanya.
Yasonna memberikan piagam dan surat pencatatan hak cipta atas kedua lagu Putri Ariani, sebagai pengakuan resmi bahwa lagu-lagu tersebut adalah karya Putri.
Surat pencatatan hak cipta ini memiliki pentingnya sebagai bukti kepemilikan karya Putri.
Jika suatu saat terjadi sengketa, dokumen ini akan menjadi bukti legalitas bahwa lagu-lagu tersebut adalah milik Putri. (*)