Ia merasa dilema karena jika ia diam, dikatakan judes, namun jika ia tersenyum, dikatakan sedang bermain-main atau menggodai orang.
Akhirnya, ia memutuskan untuk menggunakan cadar sebagai solusinya.
"Gue diem dibilang judes, gue senyum dibilang flirting, godain orang. Idih, ya Allah. Akhirnya dari situ pakai cadar,” ujar Inara. (*)