SUARASOREANG - Viralnya kasus Nayya Annesa cukup membingungkan warganet.
Pasalnya kasus ini sedang menjadi perbincangan hangat diberbagai lini sosial media.
Sebelumnya kasus Nayya Annesa mengenai aksi KRDT dan pelecehan anak dibawah umur.
Hingga dikabarkan bukti dari KDRT tersebut berujung sampai tulang punggungnya bengkok.
Namun, yang menjadi pergunjingan warganet adalah tindakan pihak berwajib yang seolah-olah tidak peduli dan mengabaikan.
Dilansir dari unggahan Tiktok @diananugrah, dijelaskan muncul bukti baru yang mengungkap bahwa Nayya Annesa tengah membeberkan berita palsu.
"Aku ngeliat postingan kak Yolo, aku benar-benar ngestalk Instagram @risdianty17, kalian bisa check highlight yang kalo gak salah judulnya real, dan kak Yolo bener ini akan menjadi suatu tragedi Audrey Part II, kalian akan diprank seluruh Indonesia kalau kalian gak cek IG r@risdianty17, kalian juga bisa cek Instagram Polda Sumatera Utara, karena Polda Sumatera Utara sudah mengeluarkan keterangan yang sudah valid dan memberikan klarifikasi" tuturnya.
Pemilik akun tersebut menyebut bahwa saat dilibatkan oleh pihak kepolisian, Nayya Annesa tak kooperatif.
Bahkan ia sampai semena-mena kepada pihak kepolisian dengan melempari pempers yang masih berisi kotoran di kantor polisi.
Baca Juga: Viral! Kasus KDRT dan Pelecehan Nayya Annesa Diduga Bak Kisah Audrey Part II
Tak hanya itu, Nayya Annesa juga melakukan kekerasan hingga menyebabkan ada yang terluka.
"Salut sama Polda Sumatera Utara yang melayani ibu ini, meskipun sampe ada polisinya yang kepalanya bocor gegara ibu ini yang tenaganya kek Samson" ungkap @diananugrah.
Tentunya hal ini mengundang beragam komentar warganet.
"Gapaham Ama nih kasus gue" komentar xxx.
"Aduhh dah kena 2 kali gue, polosnya diriku, karena hatiku yang baik mungkin dan mudah kesian sama orang" komentar xxx.
"Kemarin sempet percaya tapi ada vt FYP bahasanya hal ini yang sama kek kakak ini" komentar xxx.
"Dulu kak risdianti up ditiktok kan kepo akhirnya ku follow, aku gak tau bakalan rame banget, kaget kalo ternyata ibu itu yang lagi rame" komentar xxx.
"Kenapa pas kejadian begitu pihak polisi gak video in" komentar xxx.