Densu merasa terharu bahwa Laura memenuhi janji untuk datang ke tempatnya, meskipun kondisinya tidak baik.
"Gue inget banget jadi Laura, dia tuh pengen ke tempat gue terus dia dengan kondisi yang memang sebenernya dia kan sakit gitu dan dia paksain dateng ke tempat gue," ujar Densu.
"Padahal gue tuh sebenernya bilang kalau misalkan enggak kuat kita bisa ke tempat lu dan enggak perlu podcast juga," tambahnya.
Mereka berbicara, berjalan-jalan di sekitar rumah Densu, dan merekam podcast.
Densu bahkan menggendong Laura ke mobil saat dia pulang.
Namun, berita kepergiannya yang mendalam dan tiba-tiba pada pagi berikutnya sangat mengguncangkan Densu, karena dia sama sekali tidak menduga bahwa Laura akan pergi begitu cepat setelah pertemuan mereka.
"Gue gendong dia ke mobil dan itu terakhir gue ketemu, besoknya gue dikasih kabar kalau dia sudah berpulang. Pagi besok, paginya tuh jam 02.00. Dia pulang dengan ketawanya dia 'dadah kakak' gitu," ungkap Densu.(*)