SUARA SOREANG - Farida Nurhan kembali menjadi sorotan netizen, kali ini terkait dugaan pengaruh buruk ulasannya terhadap sebuah warung skala UMKM bernama Warung David.
Sebuah video TikTok yang diunggah oleh akun @siti10870 menyebutkan bahwa setelah direview oleh Farida pada Mei 2023, warung tersebut langsung kehilangan pelanggan dan akhirnya harus tutup.
Dalam reviewnya, Farida Nurhan mengklaim bahwa dirinya diperas dengan harga yang tinggi oleh pemilik warung.
Dalam narasi akun TikTok tersebut yang disampaikan pemilik warung bernama Dartini menyebut bahwa Farida memesan makanan dalam jumlah yang sangat besar, dengan maksud untuk member treat kepada karyawan dan warga sekitar.
Selain kehilangan pelanggan, Dartini juga menghadapi berbagai ancaman dari nomor yang tidak dikenal.
Farida Nurhan sendiri menjadi sasaran hujatan dalam beberapa hari terakhir ini.
Kontroversi ini dimulai ketika ia berseteru dengan Codeblu, yang berawal dari review jujur Aa Juju terhadap warung Madun Oseng alias Nyak Kopsah.
Farida Nurhan, yang dikenal sebagai food vloger Omay, pasang badan membela Bang Madun dengan memperingatkan untuk mereview secara santung.
Sayang saat food vlogger lain, Codeblu, ikut memberi ulasan negatif terhadap warung Nyak Kopsah, Farida Nurhan justru diduga menyerang personal pada Codeblu dengan mencemooh penampilan dan diduga melakukan doxing atau membocorkan identitas seseorang ke publik tanpa ijin.
Baca Juga: Profil Rosa Istri Codeblu: Dituding oleh Farida Nurhan Diculik Sang Suami
Selain kontroversi seputar ulasannya, kehidupan pribadi Farida Nurhan juga menjadi sasaran komentar jahat.
Saat tampil di acara Pagi-Pagi Ambyar di Trans TV, baru-baru ini, Farida Nurhan mengungkapkan bahwa anak dan cucunya juga menjadi korban bullying oleh warganet.
Dengan suara bergetar, ia meminta maaf kepada anak dan cucunya atas dampak yang ditimbulkan oleh kontroversinya.
"Yang saya lakukan untuk mencoba memasang badan buat Bang Madun dan UMKM Indonesia, jadinya anak saya ikut terseret, cucu saya juga terseret, dibully sama seluruh Indonesia," ujar Farida dikutip Rabu (27/9/2023). (*)