Ingin Jadi Pebalap F1? Ini 10 Kriterianya

Rully Fauzi, Arief Apriadi

Rabu, 25 Juli 2018 | 16:30 WIB
Ingin Jadi Pebalap F1? Ini 10 Kriterianya
Driver kebanggaan Inggris yang merupakan andalan Mercedes, Lewis Hamilton (Christof STACHE / AFP)

Suara.com - Menjadi pebalap Formula One (F1) tidaklah mudah. Hanya ada segelintir orang di planet bumi yang mampu dan cocok untuk bergelut di ajang balap jet darat yang merupakan salah satu cabang olahraga termahal di dunia ini.

Selain biaya yang mahal, pebalap F1 juga dituntut untuk memiliki kondisi fisik yang prima. Mulai dari kecepatan refleks, ketenangan, kecerdasan dan tentunya stamina yang mumpuni.

Dikutip dari Technogym, Driver Performance Manager tim McLaren Simon Reynolds dan instruktur kebugaran Mike Collier membeberkan 10 hal penting  yang harus dimiliki seseorang jika ingin jadi driver F1:

1. Komitmen yang kuat

Seorang pebalap F1 biasanya telah mengikuti balapan sejak usia yang sangat muda. Banyak anak-anak di sirkuit go-kart yang punya ambisi besar untuk menjadi penunggang jet darat. Nyatanya, hanya segelintir yang benar-benar mampu mewujudkan mimpinya.

Hanya orang-orang yang punya komitmen besar, bertekad baja dan kemauan kuat yang bisa menggapai tujuan tersebut.

Lewis Hamilton, pebalap kebanggaan Inggris andalan Mercedes yang kini tengah merajai F1 dengan empat titel juara dunia, juga memulai kareir balapnya sejak usia kanak-kanak, yakni 8 tahun.

Usai menjuarai berbagai kejuaraan karting, usaha kerasnya membuahkan hasil. Pada 2007, pebalap kulit hitam pertama di pentas F1 itu akhirnya resmi dikontrak McLaren.

2. Adaptasi

Setiap tahunnya, F1 selalu mengalami perubahan. Ya, dari mulai mesin, sasis, hingga ban terus mengalami perubahan sepanjang waktu.

Karena itu, seorang pebalap harus bisa terus beradaptasi. Mereka melakukan perjalanan ke banyak bagian dunia dan mereka tentunya harus menyesuaikan dengan zona waktu, iklim, dan juga dengan budaya masyarakat setempat yang berbeda-beda.

Selain itu, selama balapan, apa pun bisa terjadi, mulai dari tabrakan hingga mesin yang kehilangan power. Maka seorang pebalap jelas harus siap mengatasi masalah apa pun.

3. Nutrisi

Seorang pebalap profesional harus super ketat mengenai apa yang harus ia makan dan minum. Itu merupakan kunci untuk tampil maksimal saat mengaspal. Para pebalap top memang memiliki diet khusus yang disesuaikan dan telah ditetapkan untuk mereka oleh masing-masing mentor.

4. Kekuatan Kardioviskular

Sangat penting bahwa pebalap F1 harus memiliki sistem kardiovaskular yang sangat efisien sehingga mereka tidak "kehabisan bensin" di titik tertentu dalam sebuah Grand Prix alias balapan.

Seperti diketahui, di FI musim 2018 saja terdapat 21 seri balapan yang dimulai pada GP Australia pada 25 Maret hingga yang terakhir GP Abu Dhabi pada 25 November.

Artinya, selama hampir delapan bulan, Hamilton dan para pebalap lainnya harus berkeliling dunia dengan mencicipi iklim, suasana, budaya dan mungkin makanan yang berbeda-beda.

Tanpa melakukan latihan dengan intensitas tinggi, mereka tentu tak akan sanggup mengatasi tuntutan fisik yang berubah-ubah di tiap seri balapan.

5. Stabilitas dan kekuatan

Memiliki postur tubuh yang baik jelas sangat penting untuk mengendarai mobil F1. G-Force atau daya tekan ke bawah yang cukup tinggi membuat tubuh para pebalap F1 harus cukup kuat untuk mengatasinya. Memiliki kekuatan tubuh dan stabilitas yang baik juga akan mencegah pebalap mengalami cedera.

6. Kekuatan leher

Leher adalah salah satu bagian tubuh paling penting dari seorang pebalap F1. Dengan kecepatan mobil yang bisa menyentuh 300 km/jam, seorang pebalap harus bisa mengatasi tekanan yang menerpa tubuhnya, khususnya saat melakukan akselerasi di tikungan.

Jika leher seorang pebalap tidak cukup kuat, maka posisi kepala tidak akan berada di posisi yang tepat. Hal itu jelas akan mengurangi fokus berkendara.

7. Reaksi

Seorang pembalap F1 harus memiliki sistem saraf yang sangat peka sehingga dapat bereaksi dengan cepat terhadap segala sesuatu yang terjadi di sekitar mereka saat balapan berlangsung.

Tidak hanya harus menyadari posisi mobil pembalap lain, mereka juga harus berhati-hati terhadap hal-hal yang sering terjadi, puing-puing di jalur dan bendera peringatan.

8. Fokus

Seorang pebalap F1 harus punya daya fokus yang tinggi. Selain mengendarai jet darat yang kecepatannya bisa mencapai 300 km/jam, setir F1 juga tak seperti setir mobil biasa.

Terdapat sekitar 35 tombol di setir super canggih mobil F1 yang mengatur nyaris semua hal, mulai dari batas kecepatan saat masuk pit, tombol radio komunikasi dengan tim di pit, penyetelan differential, DRS, dan sebagainya.

Karenanya, jika seorang pebalap kehilangan fokus di tengah race, bukan tak mungkin penyalahgunaan tombol bisa berakibat fatal bagi mereka.

9. Profesional

Menjadi pebalap profesional bukan hanya mampu memberikan rasa hormat kepada rekan satu tim. Rasa hormat pada rival juga penting untuk menunjang kesuksesan.

Profesionalisme di F1 berlaku di dalam dan di luar sirkuit. Misalnya, ketika seorang pebalap mampu berbicara dengan tingkat pengetahuan dan pemahaman yang sama dengan para teknisi, hal itu menunjukkan sikap profesionalisme yang komplet dan tentunya bisa membantu para teknisi bereaksi lebih cepat terhadap apa yang dibutuhkan oleh seorang pebalap.

Pengemudi juga harus dapat berkomunikasi secara komunikatif kepada media dan sponsor yang merupakan bagian penting dari ekosistem motorsport seperti F1.

10. Pemulihan

Mengendarai jet darat seberat 702 kg tentu saja akan menguras stamina dan pikiran. Karena itu pemulihan yang tepat menjadi kunci untuk kembali tampil maksimal di balapan-balapan selanjutnya.

"Ini adalah kunci untuk mendapatkan kinerja yang optimal. Sama seperti sesi latihan sebelum berlaga, pemulihan juga penting setelah mengikuti balapan yang panjang dan melelahkan," kata Simon Reynolds

"Ini dilakukan agar tubuh dan pikiran punya waktu untuk memperbaiki diri, sebelum kembali lebih bugar dan kuat."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z

Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:59 WIB

ARRC Mandalika Memanas! Misi Pembuktian Pembalap Cedera dan Ambisi Besar Pasukan CBR Series

ARRC Mandalika Memanas! Misi Pembuktian Pembalap Cedera dan Ambisi Besar Pasukan CBR Series

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Sean Gelael Bongkar Rahasia Balap Endurance, Soroti Ketahanan Fisik dan Performa Mesin

Sean Gelael Bongkar Rahasia Balap Endurance, Soroti Ketahanan Fisik dan Performa Mesin

Sport | Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional

Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:00 WIB

Mandalika Jadi Saksi, Duet Mesin Buas Honda dan Mental Baja Pembalap ART Borong Juara

Mandalika Jadi Saksi, Duet Mesin Buas Honda dan Mental Baja Pembalap ART Borong Juara

Sport | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:32 WIB

Ramadhipa Jaga Asa Juara Moto3 Junior Walau Terhambat Kesalahan Start di Prancis

Ramadhipa Jaga Asa Juara Moto3 Junior Walau Terhambat Kesalahan Start di Prancis

Otomotif | Senin, 27 Juli 2026 | 19:10 WIB

Rahasia Mesin Tetap Dingin Meski Terus Dipacu di Lintasan Balap

Rahasia Mesin Tetap Dingin Meski Terus Dipacu di Lintasan Balap

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:33 WIB

Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026

Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 18:55 WIB

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:20 WIB

Bos Mercedes Enggan Hadapi Lewis Hamilton dalam Perebutan Gelar Juara Dunia

Bos Mercedes Enggan Hadapi Lewis Hamilton dalam Perebutan Gelar Juara Dunia

Sport | Kamis, 18 Juni 2026 | 05:10 WIB

Terkini

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:55 WIB

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

×