Newey Soal Baby Schumi : Vettel Butuh Keberuntungan

RR Ukirsari Manggalani, Arief Apriadi

Selasa, 18 September 2018 | 12:50 WIB
Newey Soal Baby Schumi : Vettel Butuh Keberuntungan
Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel merayakan kemenangan pada balapan seri pembuka F1 2018 di Sirkuit Albert Park, Australia, Minggu (25/3/2018) [AFP/Saeed Khan].

Suara.com - Pernah membela tim yang sama dengan driver Formula One (F1) Sebastian Vettel (Ferrari), Adrian Newey, Chief Technical Officer tim Red Bull Racing angkat bicara.

Menurutnya, Vettel membutuhkan sebuah keberuntungan untuk bisa mengejar Lewis Hamilton (Mercedes) dalam perebutan gelar juara F1 2018. Seperti diketahui, Vettel yang finish di posisi ketiga GP F1 Singapura akhir pekan lalu, Minggu (16/9/2018) kini tertinggal 40 poin dari Hamilton yang meraih podium pertama.

Menurut Newey, yang pernah bekerjasama dengan Vettel saat meraih gelar juara dunia keempatnya bersama Red Bull pada 2013, ketertinggalan Vettel terhadap Hamilton saat ini disebabkan oleh besarnya tekanan yang diemban The Baby Schumi (julukan baru Vettel).

Maklum saja, sejak bergabung dengan The Prancing Horse sejak 2015, The Baby Schumi belum sekalipun mencicipi gelar juara dunia. Hal ini berbanding terbalik dengan Hamilton yang meraih dua gelar juara dunia bersama Mercedes (2015 dan 2017).

"Sebastian Vettel bekerja sangat keras dan hampir tidak ada yang lebih kritis terhadapnya selain dirinya sendiri," kata Newey seperti dilansir dari F1i, Selasa (18/9/2018).

"Kelemahannya, ia bisa membuat kesalahan bodoh di momen-momen krusial. Namun saat dia memimpin jalannya balapan, tak satu pun pebalap yang bisa mengalahkannya," imbuh Adrian Newey.

Lebih lanjut, ia membandingkan Vettel dengan rekan satu timnya yang musim depan pindah ke tim Sauber, Kimi Raikkonen terkait reaksi menghadapi tekanan.

"Beberapa pilot jet darat tidak terganggu akan tekanan, seperti orang Finlandia (Kimi Raikkonen). Akan tetapi ada pebalap yang benar-benar merasa terbebani saat seri balap mulai memasuki penentuan gelar juara dunia," ungkap Adrian Newey yang beroleh gelar OBE (Order of  The British Empire, sebagai penghargaan dari Kerajaan Inggris untuk kiprahnya dalam sport otomotif).

Ia menyayangkan, Vettel terlihat sudah terlambat untuk mengejar perolehan poin Hamilton di sisa enam seri balapan F1 2018. Menurut lelaki berusia mendekati 60 tahun ini, harus ada keberuntungan di pihak The Baby Schumi agar bisa mewujudkan ambisi memenangi gelar juara bersama Ferrari.

baca juga

"Jika ia mencoba menandingi perolehan poin Hamilton, Hamilton mesti gagal finish sekali. Kalau tidak, kesempatan Vettel benar-benar sulit diwujudkan," tukas Adrian Newey.

Seri F1 2018 selanjutnya akan berlangsung di Sirkuit Sochi, Rusia pada 30 September 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Vettel Terpaut 40 Poin dari Hamilton, Bos Ferrari: Terus Berjuang

Vettel Terpaut 40 Poin dari Hamilton, Bos Ferrari: Terus Berjuang

Sport | Selasa, 18 September 2018 | 11:11 WIB

Lelang, Sean & Pebalap F1 Ini Donasi Rp 4,1 M Korban Gempa Lombok

Lelang, Sean & Pebalap F1 Ini Donasi Rp 4,1 M Korban Gempa Lombok

Sport | Selasa, 18 September 2018 | 07:46 WIB

Suguhan GP F1 Singapura : Kemelut Start Diredam Safety Car

Suguhan GP F1 Singapura : Kemelut Start Diredam Safety Car

Sport | Senin, 17 September 2018 | 08:00 WIB

Digelar Malam, Kemenangan Hamilton Disempurnakan Kembang Api

Digelar Malam, Kemenangan Hamilton Disempurnakan Kembang Api

Sport | Minggu, 16 September 2018 | 22:25 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×