Berbagi Cerita Mistis di Axiata Arena, Venue Malaysia Open 2019

RR Ukirsari Manggalani, Arief Apriadi

Rabu, 03 April 2019 | 14:25 WIB
Berbagi Cerita Mistis di Axiata Arena, Venue Malaysia Open 2019
Axiata Arena yang berlokasi di Bukit Jalil, Malaysia. Tempat berlangsungnya kejuaraan bulu tangkis Malaysia Open [Shutterstock].

Suara.com - Pengalaman mistis atau kejadian di luar nalar bisa dialami siapa saja. Entah percaya atau tidak, hal-hal tak masuk logika itu juga kerap terjadi di ranah olahraga.

Susy Susanti, selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, menjadi salah satu orang yang menyaksikan kejadian mistis itu. Tepatnya di Axiata Arena, Kuala Lumpur, yang kini tengah menggelar turnamen Malaysia Open 2019.

Susy Susanti mengatakan jika pada awalnya kurang percaya dengan hal-hal bersifat gaib. Namun, kejadian yang menimpa dua pemain Indonesia saat berlaga di SEA Games 2017 di Axiata Arena, sedikit mengubah pandangannya.

Saat itu, dua pemain Indonesia yang mengalami cedera adalah Edi Subaktiar dan Rosyita Eka Putri Sari. Keduanya dibekap cedera yang cukup identik, yakni lutut kiri, di lapangan 1 Axiata Arena, dan saat menghadapi wakil Malaysia.

Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, jadi yang terbaik di Malaysia Open Super Series 2016, (10/4) [Humas PBSI]
Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, jadi yang terbaik di Malaysia Open Super Series 2016,  yang digelar di Axiata Arena [Humas PBSI]

Edi Subaktiar yang berpasangan dengan Gloria Emanuelle Widjaja di sektor ganda campuran harus mundur dari laga pertama nomor perorangan saat menghadapi Chan Peng Soon/Cheah Yee See. Saat itu skor menunjukan 5-8 untuk keunggulan wakil Malaysia.

Sementara Roysita Eka Putri Sari terlebih dahulu mengalami cedera, saat menghadapi ganda putri Malaysia, Vivian Hoo/Woon Khe Wei di babak semifinal nomor beregu putri.

Saat itu Roysita Eka Putri Sari yang berpasangan dengan Ni Ketut Mahadewi Istarani mengalami cedera lutut kiri, saat kedudukan menunjukkan skor 5-7 untuk keunggulan wakil Malaysia.

"Edi Subaktiar waktu di SEA Games 2017 Malaysia mendapatkan cedera. Dan itu di lapangan yang sama, saat skornya juga hampir sama (dengan Rosyita yang mengalami cedera serupa)," kata Susy Susanti saat ditemui Suara.com di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Pada awalnya Susy Susanti mengaku tak sedikitpun berpikir bahwa kejadian yang dialami Edi dan Roysita ada sangkut pautnya dengan hal-hal mistis. Namun, ketika melihat foto-foto saat Edi cedera, ia merasa ada sesuatu yang ganjil meski bersikeras bahwa cedera seseorang adalah masalah nasib.

baca juga

"Waktu itu di lapangan (lapangan 1 Axiata Arena) tidak ada apa-apa. Namun saat melihat fotonya, ya tidak tahu benar atau bagaimana, saya melihat dua telapak kaki besar di situ," ujar Susy Susanti.

"Akan tetapi, semua balik lagi ke kita. Di mana-mana mungkin ada (hal-hal mistis)," sambungnya.

Sebelum kejadian pada SEA Games 2017, Susy Susanti mengatakan sempat mendapat kejadian ganjil saat masih berseragam Merah Putih. Ia dan rekan sepelatnas mendapat "gangguan" saat bertanding di Thomas & Uber Cup 1988 yang berlangsung di Malaysia.

Saat itu, kata Susy Susanti, ia dan rekan-rekannya sempat terjebak di sebuah lift hotel dalam keadaan yang cukup lama, sebelum akhirnya bisa keluar dengan selamat.

"Pada 1988, saat kejuaraan Thomas & Uber di Malaysia, kami tertahan di lift selama 45 menit. Saat itu kami tertahan di lantai 13, tanggal 13, dan saat itu kami ber-13 orang," beber Susy Susanti.

"Setelah itu, juga terjadi saat kami sedang berenang. Kaca kantor yang besar, jatuh ke bawah, dan pecahannya mengenai kami semua," kisahnya.

Meski mengakui jika turnamen di Malaysia kerap kali menyajikan pengalaman ganjil baginya, Susy Susanti tetap yakin jika usaha dan kerja keraslah yang membuat seorang pemain berhak meraih gelar juara.

Menurutnya, hal-hal aneh seperti yang sebelumnya ia alami dipandangnya sebagai pengalaman berharga selama kariernya sebagai pebulutangkis. Hal itupun disebutnya tak banyak berpengaruh dengan prestasinya di atas lapangan.

"Namun semua itu tergantung ya, buktinya saya di Malaysia berhasil mendapatkan enam gelar juara (4 Malaysia Open, 2 SEA Games). Balik lagi, hal itu tergantung kita," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turun Gunung, Susy Sparring Lawan Georgia Cs, Alasannya Bikin Bangga

Turun Gunung, Susy Sparring Lawan Georgia Cs, Alasannya Bikin Bangga

Sport | Kamis, 28 Maret 2019 | 19:20 WIB

Targetkan Juara, PBSI Andalkan Pemain Elite di Malaysia Open 2018

Targetkan Juara, PBSI Andalkan Pemain Elite di Malaysia Open 2018

Sport | Minggu, 10 Juni 2018 | 14:13 WIB

Final Ideal Indonesia vs Malaysia, Susy: Tak Gentar

Final Ideal Indonesia vs Malaysia, Susy: Tak Gentar

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 22:22 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×