Demi Paralimpiade, NPC Indonesia Kirim Tim Para Bulutangkis ke Single Event

Syaiful Rachman | Arief Apriadi
Demi Paralimpiade, NPC Indonesia Kirim Tim Para Bulutangkis ke Single Event
Sejumlah atlet National Paralympic Committees (NPC) mencium bendera merah putih dengan disaksikan Menpora Imam Nahrawi (kanan) saat acara Pengukuhan dan Pelepasan Kontingen Indonesia untuk Paralympic Games di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (2/9).

Paralimpiade akan digelar di Tokyo, Jepang, tahun depan.

Suara.com - Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia meyakini tim para-bulutangkis akan menjadi ujung tombak Merah Putih di ajang Paralimpiade 2020 Tokyo.

Karena itu, demi menggapai tiket lolos ke multievent difabel terbesar dunia, NPC berjanji terus mendukung kiprah skuat para-bulutangkis di berbagai single event pengumpul poin kualifikasi.

"Sebenarnya kami memang progress untuk para-bulutangkis ini di Paralimpiade. Karena itu kita serius mengirimkan mereka ke single event untuk mencari poin," ujar Presiden NPC Indonesia, Senny Marbun saat dihubungi wartawan, Kamis (11/4/2019).

"Ending-nya kan nanti di Paralimpiade 2020 Tokyo. Agar kita bisa mendapat medali emas untuk mengharumkan nama bangsa dan negara," sambungnya.

Dalam perjalanan menuju Paralimpiade 2020 Tokyo, cabang olahraga para-bulutangkis memiliki 12 single event yang digunakan sebagai ajang kualifikasi. 12 turnamen itu bergulir sejak 26 Maret 2019 hingga 13 Februari 2020 mendatang.

Tim para-bulutangkis Indonesia sendiri sudah mengikuti dua seri kualifikasi perdana yakni di Turkish Para-Badminton International 2019 (26-31 Maret 2019) dan Fazza Dubai Para-Badminton International 2019 (2-7 April 2019).

Hasilnya cukup baik. Di Turkish Para-Badminton International 2019, Indonesia berhasil meraih lima medali emas, satu perak, dan empat perunggu. Sedangkan di Fazza Dubai Para-Badminton International 2019, tim Merah Putih juga sukses meraup lima medali emas, satu perak, dan empat perunggu.

Senny mengatakan jika pihak NPC terus melakukan kalkulasi agar Indonesia bisa mengirimkan sebanyak mungkin wakilnya ke para-bulutangkis Paralimpiade 2020. Jika para atlet telah memenuhi poin kelolosan, mereka bakal mengikuti traning camp di Solo, Jawa Tengah.

"Tidak harus semua single event diikuti. Kalau seumpama mereka sudah memenuhi (poin), kita tidak akan kirim mereka. Diistirahatkan dan dilatih betul di Surakarta (Solo)," pungkas Senny Marbun.

Paralimpiade 2020 rencananya akan digelar pada 25 Agustus hingga 6 September 2020 di Tokyo, Jepang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS