Ubah Gaya Membesut Tunggangan, Hamilton Sukses di F1 GP China 2019

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Minggu, 14 April 2019 | 20:00 WIB
Ubah Gaya Membesut Tunggangan, Hamilton Sukses di F1 GP China 2019
Driver Mercedes asal Britania Raya, Lewis Hamilton memberikan jempol setelah sah mengangkat trofi F1 GP China 2019 di Shanghai (14/4/2019) [AFP/STR].

Suara.com - Formula One (F1) Grand Prix (GP) yang berlangsung di Circuit International Shanghai, China disebut-sebut sebagai suatu perhelatan istimewa. Apa pasal, karena F1 GP China 2019 menandai penyelenggaraan sirkus balap jet darat ke-1.000 kalinya digelar. Sehingga siapapun yang menang di sini, pastilah merasa semakin istimewa.

Hal itu dirasakan oleh Lewis Hamilton (Mercedes) yang menjuarai F1 GP China 2019. Sebagaimana dipetik kantor berita Antara dari Formula1, usai merengkuh kemenangannya, lajang yang bertarung membawa bendera Britania Raya itu mengungkapkan kunci kemenangannya di Circuit International Shanghai, China. Yaitu mengubah gayanya saat membesut jet darat Mercedes W10.

Sebelumnya, driver asal Stevenage, Inggris ini mengalami kesulitan saat mengendalikan Mercedes W10.

"Sepanjang minggu ini, tunggangan saya terasa tidak senang saat dibawa mengaspal di trek Circuit International Shanghai, China," ungkapnya.

Biasa menggeber tunggangannya dengan cara agresif, ia menyatakan teknik ini banyak menangguk keberhasilan. Namun, pada satu ketika di musim 2018, ia urung naik podium saat menyetir dengan gaya serupa.

"Jadinya saya rasa harus lebih dinamis untuk mengubah gaya alami membalap, dan berganti ke cara lain. Teknik ini baru saya temukan di akhir babak kualifikasi, dan ketika di balapan, gaya saya sedikit kembali ke gaya normal membalap seperti biasanya. Sehingga saat memimpin di lintasan, saya bisa mempertahankan posisi dan melakukan tugas untuk meraih posisi terdepan," ungkap driver peraih gelar juara ke-75 sepanjang karirnya di balap jet darat.

Toh, ia menampik kemenangan di F1 GP China 2019 semata disebabkan ia mengubah gaya membalapnya.

Driver asal Britania Raya, Lewis Hamilton (kiri) merayakan kemenangan tim bersama sang mitra, Valtteri Bottas dari Finlandia di F1 GP China 2019 [AFP/Wang Zhao].
Driver asal Britania Raya, Lewis Hamilton (kiri) merayakan kemenangan tim bersama sang mitra, Valtteri Bottas dari Finlandia di F1 GP China 2019 [AFP/Wang Zhao].

"Saya rasa kemenangan lebih dominan disebabkan peran tim. Secara keseluruhan kami adalah tim solid, baik platform, pit-stop, performa di kualifikasi, dan kerja sama tim dengan tingkatan mencapai 90 persen," tandasnya.

Sebagai catatan, Lewis Hamilton saat ini menempati puncak klasemen driver F1 2019, dengan melangkahi mitra satu timnya, Valtteri Bottas dengan selisih enam poin. Sementara di sektor konstruktor, Mercedes membukukan 130 poin, meninggalkan Ferrari dengan selisih 57 poin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sedihnya, Ketika Mercedes Pesta Kemenangan, Ferrari Perang Batin

Sedihnya, Ketika Mercedes Pesta Kemenangan, Ferrari Perang Batin

Sport | Minggu, 14 April 2019 | 18:05 WIB

Hamilton-Bottas Finis Satu-Dua, Mercedes Ulangi Sejarah 27 Tahun Silam

Hamilton-Bottas Finis Satu-Dua, Mercedes Ulangi Sejarah 27 Tahun Silam

Sport | Minggu, 14 April 2019 | 17:15 WIB

Mercedes Dominan, Lewis Hamilton Juara F1 GP China 2019

Mercedes Dominan, Lewis Hamilton Juara F1 GP China 2019

Sport | Minggu, 14 April 2019 | 15:41 WIB

Terkini

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:11 WIB

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:06 WIB

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:02 WIB

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:58 WIB

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:52 WIB

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:15 WIB

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:12 WIB

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:09 WIB