Susy Susanti Akui Gregoria Mariska Cs Belum Berada di Level Top Dunia

RR Ukirsari Manggalani, Arief Apriadi

Selasa, 16 April 2019 | 13:30 WIB
Susy Susanti Akui Gregoria Mariska Cs Belum Berada di Level Top Dunia
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Persatuan Bulu Tangkis seluruh Indonesia (PBSI), Susy Susanti, mengakui jika skuat tunggal putri Indonesia masih kesulitan menembus jajaran elite dunia. Konsistensi dan kematangan dinilainya masih menjadi kendala utama.

Prestasi skuat tunggal putri PBSI cenderung stagnan dalam beberapa turnamen terakhir. Meski telah memiliki sosok pelatih kepala yang baru yakni Rionny Mainaky, penampilan Fitriani dan kawan-kawan tak serta-merta meningkat tajam.

Pada tiga turnamen terakhir yakni All England, Malaysia Open, dan Singapore Open 2019, skuat tunggal putri Indonesia tampil melempem. Tak ada satu wakil pun dalam periode ini yang mampu melangkah lebih dari babak kedua.

Menurut Susy Susanti, skuat tunggal putri yang kini dihuni para pemain muda, masih membutuhkan waktu untuk mencapai level terbaik. Mereka dinilai punya modal besar dalam sisi teknik, meski masih tertinggal dari sisi mentalitas dan konsistensi.

"Skuat tunggal putri memang masih kurang, masih belum sampai di level elite. Secara teknik mereka punya kemampuan, akan tetapi saat di pertandingan sesungguhnya kadang tak bisa dikeluarkan," ujar Susy Susanti saat dihubungi Suara.com, Selasa (16/4/2019).

Pelatih anyar sektor tunggal putri Indonesia, Rionny Mainaky. [Dok. PBSI]
Pelatih anyar sektor tunggal putri Indonesia, Rionny Mainaky. [Dok. PBSI]

Lebih jauh, Susy Susanti meminta publik untuk bersabar dalam menunggu usaha PBSI mengembalikan kejayaan tunggal putri Indonesia. Dengan datangnya Rionny Mainaky, ia berharap segala ekspektasi publik bisa terwujud.

"Progresnya memang masih belumlah. Rionny baru datang dua minggu lalu, dan itu pun langsung bertanding (ke Malaysia Open dan Singapore Open 2019). Ini tak bisa seperti bikin kue yang langsung jadi, namun butuh proses," pungkasnya.

Saat ini, skuat tunggal putri PBSI tengah bersiap untuk menjalani periode kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo yang berlangsung mulai 29 April 2019 mendatang di turnamen New Zealand Open 2019.

Misi meloloskan dua tunggal putri ke pesta olahraga empat tahunan itu bisa dibilang tak mudah bagi PBSI. Sebab, selain Gregoria Mariska Tunjung, peringkat Fitriani dan kawan-kawan masih tercecer di luar peringkat 16 besar dunia yang merupakan batas akhir bagi sektor tunggal meloloskan maksimal dua wakil ke Olimpiade 2020.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Terima, Gregoria Nantikan Duel Selanjutnya Lawan Blichfeldt

Tak Terima, Gregoria Nantikan Duel Selanjutnya Lawan Blichfeldt

Sport | Rabu, 10 April 2019 | 18:55 WIB

Gagal Atasi Bola 'Jahat' Intanon, Fitriani: Pukulannya Tidak Kelihatan

Gagal Atasi Bola 'Jahat' Intanon, Fitriani: Pukulannya Tidak Kelihatan

Sport | Rabu, 10 April 2019 | 14:35 WIB

Tanpa Rionny Mainaky, Bagaimana Peluang Tunggal Putri di Singapore Open ?

Tanpa Rionny Mainaky, Bagaimana Peluang Tunggal Putri di Singapore Open ?

Sport | Rabu, 10 April 2019 | 10:20 WIB

Terkini

Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah

Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 22:11 WIB

Jakarta Tuan Rumah FIP Bronze 2026, Lebih dari 200 Atlet Padel Dunia Siap Bertarung

Jakarta Tuan Rumah FIP Bronze 2026, Lebih dari 200 Atlet Padel Dunia Siap Bertarung

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 15:26 WIB

Ungukan Car Free Day, Avrist Purple Move 2026 'Pecah' di Sudirman

Ungukan Car Free Day, Avrist Purple Move 2026 'Pecah' di Sudirman

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 14:41 WIB

Satu Platform, Satu Lifter: Aturan Gym yang Jadi Pemicu Kasus Viral Nyimas Laula

Satu Platform, Satu Lifter: Aturan Gym yang Jadi Pemicu Kasus Viral Nyimas Laula

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 00:18 WIB

Bhinneka Run 2026 Sukses Besar di TMII, 3500 Pelari Rayakan Keberagaman

Bhinneka Run 2026 Sukses Besar di TMII, 3500 Pelari Rayakan Keberagaman

Sport | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:43 WIB

Tembus 1.100 Pendaftar! Rosiade Padel Tournament Series-2 Siapkan Bibit Atlet untuk Asia Games

Tembus 1.100 Pendaftar! Rosiade Padel Tournament Series-2 Siapkan Bibit Atlet untuk Asia Games

Sport | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:04 WIB

International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026, Jadi Ajang Seleksi Pelatnas Taekwondo

International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026, Jadi Ajang Seleksi Pelatnas Taekwondo

Sport | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:10 WIB

Pilates di Atas Yacht Ramaikan Waterfront, Tren Gaya Hidup Sehat Makin Diminati

Pilates di Atas Yacht Ramaikan Waterfront, Tren Gaya Hidup Sehat Makin Diminati

Sport | Sabtu, 04 Juli 2026 | 04:10 WIB

Adopsi Sistem Skor Baru BWF, CL Badminton 2026 Segera Bergulir!

Adopsi Sistem Skor Baru BWF, CL Badminton 2026 Segera Bergulir!

Sport | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:05 WIB

Fardhan Rainanda Joe Lolos ke Semifinal Kejuaraan Asia Junior 2026, Bidik Upgrade Medali

Fardhan Rainanda Joe Lolos ke Semifinal Kejuaraan Asia Junior 2026, Bidik Upgrade Medali

Sport | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:24 WIB

×