Festival Akuatik: Sumbang Emas untuk Jawa Barat, Triady Fauzi Belum Puas

Rully Fauzi | Arief Apriadi
Festival Akuatik: Sumbang Emas untuk Jawa Barat, Triady Fauzi Belum Puas
Perenang putra Indonesia, Triady Fauzi Sidiq di Stadion Akuatik GBK, Senayan, Jakarta, Jum'at (26/4/2019). [Dok. PRSI]

Triady Fauzi sukses menyumbang satu medali emas untuk Jawa Barat pada Kejurnas FAI 2019.

Suara.com - Triady Fauzi Sidiq sukses menyumbang satu medali emas untuk Jawa Barat pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2019 yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Jum'at (26/4/2019).

Triady menyumbang medali emas dari nomor 100 meter gaya bebas putra, dengan catatan waktu 51,13 detik, yang disusul perenang Jawa Barat lainnya, Fadlan Prawira (51,57 detik) dan Putra M. Randa (DKI Jakarta) yang mencatatkan waktu 52,04 detik.

Catatan waktu 51,13 detik itu merupakan catatan terbaik Triady dalam kalender kompetisi 2019. Adapun waktu terbaik yang pernah ditorehkan perenang kelahiran 29 September 1991 tersebut adalah 49,99 detik.

Catatan waktu tersebut diraih Triady saat meraih medali emas SEA Games 2013, yang sekaligus memecahkan rekor SEA Games sebelumnya yang dipegang perenang putra asal Malaysia, Daniel William Bego dengan torehan 50,42 detik. 

"Sebenarnya best time saya 49.99 detik, cuma belum balik lagi. Terakhir kemarin di Asian Games 2018, saya bisa 50.05 detik dan sekarang mencoba untuk mengembalikan lagi waktu terbaik saya," ujar Triady Fauzi di Stadion Akuatik GBK, Senayan, Jakarta, Jum'at (26/4/2019).

Meski tampil apik dan menyumbang medali emas, Triady nyatanya belum puas dengan performanya. Sebab, saat memutuskan turun di FAI 2019, ia bertekad untuk setidaknya mencatatkan waktu minimal 50 detik.

"Sejujurnya tidak sesuai ekspektasi saya. Sebenarnya saya menargetkan pada lomba ini bisa finis pada waktu 50 detik lah, tapi ternyata 51 detik," ungkap Triady.

Triady mengungkapkan, dirinya mengalami sedikit kendala dalam persiapan tampil di FAI 2019. Latihan yang dilakukannya memang kurang maksimal hingga target yang dicanangkannya meleset.

"Tidak seperti persiapan Asian Games, yang memang persiapannya di luar negeri. Cuma saya ingin membuktikan juga saya persiapan di Indonesia bisa lebih. Tapi, hari ini masih belum bisa balik lagi saja dan masih butuh waktu," tukasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS