Preview Daud Yordan vs Mokoena: Perebutan Titel Juara Dunia IBA

Bangun Santoso | Arief Apriadi
Preview Daud Yordan vs Mokoena: Perebutan Titel Juara Dunia IBA
Petinju kelas ringan Indonesia, Daud Yordan menunjukkan sabuk WBC Asia saat berkunjung ke Kantor Suara.com di Jakarta, Kamis (8/8). [Suara.com/Arya Manggala]

Daud Yordan memiliki catata buruk kala bertemu petinju asal Afrika Selatan

Suara.com - Petinju Indonesia, Daud Yordan akan menghadapi duel berat menghadapi petinju asal Afrika Selatan, Michael Mokoena di kawasan Jatim Park 3, Kota Batu, Jawa Timur, hari ini, Minggu (17/11/2019) pukul 12.30 WIB.

Daud vs Mokoena akan memperebutkan titel gelar juara dunia kelas ringan super (63,5 kg) versi IBA dan WBO oriental.

Secara teknis, petinju berjuluk Cino itu memiliki sedikit keuntungan lantaran bertarung di hadapan publik sendiri. Kendati demikian, Daud Yordan harus tetap waspada lantaran lawan yang dihadapinya berasal dari Afrika Selatan.

Sebagaimana diketahui, mantan juara dunia kelas bulu dan ringan versi IBO itu punya catatan buruk menghadapi petinju Afrika Selatan.

Tercatat, Daud sempat keok dari Simpiwe Vetyeka dalam perebutan gelar juara dunia kelas bulu IBO pada April 2013 di Tennis Indoor Stadium, Senayan, Jakarta.

Daud Yordan mengaku sangat memahami situasi tersebut. Karenanya, sejak menggelar pemusatan latihan di Bali pada awal Oktober 2019, sang pelatih Pino Bahari telah memberi program khusus untuk menghadapi Mokoena.

"Kekalahan itu memberikan pengalaman banyak pada saya. Kekalahan mengajarkan saya banyak hal bagaimana bertarung, melakukan penyerangan dan puklan apa yang harus dilakukan," ujar Daud Yordan di kawasan Jatim Park 3, Kota Batu, Jawa Timur, Jumat (15/11/2019).

Mokoena tak hanya memiliki sepak terjang yang cukup baik sebagai petinju dengan rekor 15 kali menang (10 KO), dan empat kali kalah.

Pemegang titel juara Afrika kelas ringan versi IBF itu juga memiliki keunggulan perihal karakteristik pertarungan yakni menggunakan tangan kidal.

"Saat latihan di Bali, saya telah membiasakan diri dengan melakukan sparring partner melawan petinju-petinju kidal," kata Daud.

"Jadi buat saya sendiri sudah sangat siap. Saya tak masalah, sudah kami pelajari," sambungnya.

Di lain pihak, Michael Mokoena sepertinya tak terganggu meski akan berduel di kandang lawan. Dia beberapa kali menebar perang urat syaraf dengan menyebut bakal mengkanvaskan Daud di depan publiknya sendiri.

"Kami sangat percaya diri. Kami akan bekerja keras memberikan segalanya untuk memastikan kemenangan," ujar Michael Mokoena di kawasan Jatim Park 3, Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (16/11/2019).

"Tentu saja penonton akan mendukung penuh lawan saya. Jadi saya akan mencoba untuk tidak menghiraukan mereka, terutama setelah kami berada di ring," sambungnya.

Mokoena yang baru pertama kali memainkan duel di luar Afrika ini, mengaku telah mempelajari gaya pertarungan Daud.

Dengan persiapan matang yang telah dijalani, Mokoena sangat percaya diri bahwa gelar juara dunia kelas ringan super IBA dan WBO Continental bisa menjadi miliknya.

"Saya sangat percaya diri. Apa yang membuat saya sangat percaya diri adalah latihan kami selama ini," beber Mokoena.

"Kami juga telah memahami lawan saya, tipe petarung seperti apa dia, kami telah menyaksikan rekaman pertarungannya," pungkasnya.

Duel antara Daud vs Mokoena merupakan partai utama dalam event bertajuk Mahkota Boxing Series 2019.

Terdapat lima partai tinju lainnya yang juga dipertandingkan pada event yang digelar Mahkota Promotion (M-Pro) tersebut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS