Hai Kevin / Marcus, Ini Tips dari Ahsan Kalahkan Endo / Watanabe

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi | Suara.com

Jum'at, 27 Desember 2019 | 08:10 WIB
Hai Kevin / Marcus, Ini Tips dari Ahsan Kalahkan Endo / Watanabe
Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, menyalami Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) usai menjuarai BWF World Tour Finals (WTF) 2019, Minggu (15/12) malam WIB. [Humas PBSI]

Suara.com - Nasib yang berbeda 180 derajat diukir dua ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, kala jumpa Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.

Bila Kevin/Marcus harus menelan lima kekalahan beruntun dari pasangan Jepang itu sepanjang 2019, tidak demikian halnya dengan Hendra/Ahsan.

Pasangan berjuluk The Daddies itu justru tak pernah kalah dari Endo/Watanabe tahun ini. Bahkan, mereka menekuk peringkat lima dunia lima kali beruntun.

Teranyar terjadi di babak final bulutangkis BWF World Tour Finals 2019, Minggu (15/12) lalu, dengan skor 24-22 dan 21-19.

Ahsan menyebut tak ada resep khusus untuk mengalahkan Endo/Watanabe. Namun yang pasti, bermain sabar adalah pilihan yang harus diambil.

Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. [dok. PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. [dok. PBSI]

"Kita harus tahan dulu dari pertahanannya karena mereka tidak mudah mati. Kita harus siap dari pemikiran jangan berharap bisa mematikan hanya di satu atau dua pukulan," ujar Ahsan ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (26/12/2019).

"Kalau kita tidak sabar, kita jadi bisa melakukan kesalahan," tambahnya.

Pebulutangkis spesialis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan, ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (26/12/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Pebulutangkis spesialis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan, ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (26/12/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Selain mentalitas dan fokus, Ahsan mengungkapkan strategi untuk 'mematikan' Endo/Watanabe. Bermain baik khususnya di depan net disebutnya jadi salah satu kunci.

"Memang dari depan yang mudah mematikan (Endo/Watanabe). Karena jaraknya paling dekat, kalau dari belakang susah buat menembus," jelas pebulutangkis 32 tahun.

"Kalau dari depan, istilahnya kita nyolong pukulan. Memotong bola. Tapi, namanya instruksi kadang-kadang enggak berhasil, tergantung kondisi di lapangan. Lawan juga kadang berbeda tipe permainannya," pungkas Ahsan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Atlet Indonesia dengan Prestasi Gemilang di 2019

5 Atlet Indonesia dengan Prestasi Gemilang di 2019

Sport | Kamis, 26 Desember 2019 | 20:05 WIB

Tahun Depan, Pelatih Lebih Selektif Turunkan Kevin / Marcus, Ini Alasannya

Tahun Depan, Pelatih Lebih Selektif Turunkan Kevin / Marcus, Ini Alasannya

Sport | Kamis, 26 Desember 2019 | 19:06 WIB

Malaysia Masters: Lawan Zhang / Ou, Ahsan Teringat Momen Mendebarkan Ini

Malaysia Masters: Lawan Zhang / Ou, Ahsan Teringat Momen Mendebarkan Ini

Sport | Kamis, 26 Desember 2019 | 18:02 WIB

Evaluasi 2019, Praveen / Melati Kurang Lapar Gelar

Evaluasi 2019, Praveen / Melati Kurang Lapar Gelar

Sport | Kamis, 26 Desember 2019 | 17:12 WIB

Dicerai, Tontowi / Winny Masih Mungkin Ikut All England, Buat Jegal Lawan

Dicerai, Tontowi / Winny Masih Mungkin Ikut All England, Buat Jegal Lawan

Sport | Kamis, 26 Desember 2019 | 16:07 WIB

Terkini

Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat

Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat

Sport | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:30 WIB

Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat

Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat

Sport | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:25 WIB

Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026

Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026

Sport | Kamis, 26 Maret 2026 | 06:49 WIB

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:11 WIB

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:06 WIB

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:02 WIB

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:58 WIB

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:52 WIB

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB