IBL 2020: Indonesia Dipermalukan Pelita Jaya, Toroman Soroti Hal Ini

Reky Kalumata | Arief Apriadi
IBL 2020: Indonesia Dipermalukan Pelita Jaya, Toroman Soroti Hal Ini
Indonesia Patriots harus mengakui keunggulan Pelita Jaya Basketball dalam lanjutan seri pertama IBL 2020 di GOR Sahabat Semarang, Jawa Tengah, Minggu (12/1/2020) malam WIB. [Dok. IBL]

Indonesia Patriots kalah 64-73 dari Pelita Jaya

Suara.com - Pelatih kepala Timnas basket Indonesia, Rajko Toroman menyoroti penampilan para pemainnya usai dipermalukan Pelita Jaya Basketball dalam lanjutan seri pertama Indonesian Basketball League (IBL) 2020, Minggu (12/1/2020) malam WIB.

Dalam pertandingan yang berlangsung di GOR Sahabat Semarang, Jawa Tengah itu, Indonesia Patriots--nama Timnas Indonesia di IBL 2020--tampil buruk. Mereka tak sekalipun bisa mengejar perolehan angka Pelita hingga kalah 64-73.

"Lawan bermain lebih baik dari kami. Melakukan adjustment lebih baik. Saya bilang ke pemain di ruang ganti bahwa hari ini kami bukanlah tim yang menang kemarin, ini sangat-sangat berbeda," ujar Toroman.

Pelatih kepala Tim nasional (Timnas) basket Indonesia, Rajko Toroman menyoroti penampilan para pemainnya usai dipermalukan Pelita Jaya Basketball dalam lanjutan seri pertama Indonesian Basketball League (IBL) 2020, Minggu (12/1/2020) malam WIB. [Dok. IBL]
Pelatih kepala Tim nasional (Timnas) basket Indonesia, Rajko Toroman menyoroti penampilan para pemainnya usai dipermalukan Pelita Jaya Basketball dalam lanjutan seri pertama Indonesian Basketball League (IBL) 2020, Minggu (12/1/2020) malam WIB. [Dok. IBL]

Menurut pelatih asal Serbia itu, faktor yang menyebabkan timnya tak berdaya di laga ini adalah perihal kekompakan. Para pemain disebut Toroman hanya bermain sendiri-sendiri, tak mengikuti sistem yang diterapkan.

"Sebelum laga ini dimulai, saya sudah mengatakan bahwa pemain harus bermain secara tim. Itulah konsekuensinya apabila kami bermain secara individual," jelas mantan pelatih Timnas Filipina tersebut.

Merujuk dari komposisi pemain, di mana Indonesia punya talenta-talenta terbaik se-Tanah Air, Toroman mengaku sangat kecewa dengan apa yang ditampilkan skuat Garuda.

Juru taktik yang sempat menghantarkan Filipina menjadi semifinalis FIBA Asia Championship 2011 itu menyebut Andakara Prastawa dan kolega harus segera berbenah.

Pasalnya, IBL hanya dijadikan Timnas basket Indonesia sebagai sarana uji coba sebelum mengikuti ajang penting yakni Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 yang windows pertamanya akan berlangsung 20-23 Februari mendatang.

"Kami harus lakukan sesuatu jelang kualifikasi. Kalau tidak, kami tak akan punya kesempatan untuk menang lawan Korea Selatan dan Filipina di kualifikasi FIBA Asia Cup 2021," ujar Toroman.

Pada Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021, Indonesia tergabung bersama Thailand, Filipina, dan Korea Selatan. Dua tim terbaik akan otomatis lolos ke putaran final.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS