Array

Bos LCR MotoGP: Dokter Minta Izin Biarkan Ayah Saya Meninggal karena Corona

Selasa, 24 Maret 2020 | 19:34 WIB
Bos LCR MotoGP: Dokter Minta Izin Biarkan Ayah Saya Meninggal karena Corona
Direktur Olahraga LCR Honda MotoGP, Oscar Haro, menggendong mantan pebalap MotoGP asal Spanyol, Jorge Lorenzo. [Instagram@oscarharotasende]

Suara.com - Kisah pilu dialami Direktur Olahraga LCR Honda MotoGP, Oscar Haro. Virus Corona merenggut nyawa ayahnya yang diklaimnya tak mendapat penanganan medis maksimal.

Melalui video yang diunggah di akun Instagram dan YouTube pribadinya, Haro menceritakan kisah pilu karena harus kehilangan sang ayah dengan cara 'tragis', yakni tak kebagian alat bantu pernapasan.

"Pada hari Rabu dia membutuhkan respirator untuk menyelamatkan nyawanya. Dan mereka (rumah sakit) menolaknya," ujar Haro dilansir dari Lavanguardia, Selasa (24/3/2020).

Kendati kecewa dengan sikap rumah sakit, Haro menyebut tenaga medis yang merawat ayahnya sudah bersikap profesional.

"Dokter sangat luar biasa dan profesional. Sambil menangis dia meminta izin untuk membiarkan ayah saya meninggal," ungkap Haro.

Dia lebih menyayangkan terkait fasilitas rumah sakit di Spanyol yang nyatanya tak mampu untuk memberikan bantuan kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan.

Bahkan dia menyebut Spanyol punya kebijakan untuk tidak memberikan fasilitas kesehatan kepada orang sakit yang sudah berusia di atas 75 tahun.

"Inilah Spanyol yang kita miliki. Sebenarnya apa yang terjadi pada kita? Siapa yang menjalankan ini semua? Saya harus menandatangani konfirmasi terkait infeksi untuk membawa orang tua saya ke UGD karena tidak adanya ambulans."

"Sementara mereka (orang tua saya) menunggu sekarat, saya pikir ada ambulans yang terparkir di rumah-rumah politisi," tambahnya.

Baca Juga: Gejala Awal Hendry Saputra Sebelum PDP Corona: Demam hingga Susah Makan

Selain harus kehilangan sang Ayah, Oscar Haro saat ini juga tengah dibuat cemas lantaran sang ibu juga positif virus Corona.

Saat ini sang Ibu, kata Haro, tengah mengisolasi diri di rumah dan menolak berada di rumah sakit karena takut bernasib seperti sang suami.

"Ibuku saat ini terus diisolasi di rumah, saya tak bisa memeluknya, menciumnya, atau menghiburnya," ujar Haro.

"Dia dites positif terinfeksi virus Corona, dan tidak ingin kembali ke rumah sakit lantaran takut mereka akan membiarkannya mati juga," tambahnya.

Haro berharap ke depannya orang-orang tak perlu tertimpa kemalangan seperti yang dia rasakan karena fasilitas kesehatan di negaranya yang kurang siap menghadapi pandemi Corona.

"Saya tak mengerti bahwa orang seperti ayah saya yang telah berkontribusi selama 15 tahun harus meninggal karena tidak ada respirator, karena mereka tidak dapat mengobatinya lagi," sesal Haro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI