Di Tengah Pandemi Corona, Siman Sudartawa Ubah Kebiasaan Latihan

Minggu, 21 Juni 2020 | 19:58 WIB
Di Tengah Pandemi Corona, Siman Sudartawa Ubah Kebiasaan Latihan
Atlet renang Indonesia, I Gede Siman Sudartawa, di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (19/12/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Pandemi Covid-19 memaksa manusia untuk beradaptasi dengan mengubah kebiasaan agar bisa mencegah penyebaran infeksi di tengah kesibukan. Kondisi itu tak terkecuali menimpa atlet, salah satunya I Gede Siman Sudartawa.

Atlet renang asal Bali itu kekinian harus mengubah kebiasaan dalam berlatih dengan tujuan untuk bisa tetap kompetitif sambil menghindari risiko terpapar virus bernama ilmiah Sars-CoV-2.

Siman yang saat ini masih berlatih bersama pemusatan latihan daerah (Pelatda) DKI Jakarta, harus menjaga jarak saat berlatih di lintasan.

Atlet renang andalan Indonesia, I Gede Siman Sudartawa, saat ditemui usai memenangi perlombaan nomor 50 meter gaya punggung putra FAI 2019 di Stadion Akuatik GBK, Senayan, Jakarta, Kamis (25/4). [Suara.com/Arief Apriadi]
Atlet renang andalan Indonesia, I Gede Siman Sudartawa, saat ditemui usai memenangi perlombaan nomor 50 meter gaya punggung putra FAI 2019 di Stadion Akuatik GBK, Senayan, Jakarta, Kamis (25/4). [Suara.com/Arief Apriadi]

Sebelum pandemi Covid-19 menghantam dunia, Siman dan perenang lainnya terbiasa berlatih di lintasan renang hanya dengan tambahan sekat pelampung.

Kekinian, masing-masing perenang harus menjaga jarak sekitar dua meter demi menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

"Untuk renang selama ini pribadi latihan perminggu itu 3 sampai 4 kali. Sesinya hanya pagi hari dari pukul 06.00 hingga 08.00 WIB," kata Siman saat menghadiri acara BNPB bertajuk "Olahraga yang tertunda" via Zoom, Minggu (21/6/2020).

"Kemudian perlintasan itu kalau kemarin-kemarin satu orang satu lintasan. Kini jakar lintasan satu dengan lainnya harus sekitar dua meter. Jadi memenuhi syarat mencegah penularan," tambahnya.

Menyadur The Business Insider, 10 Juni 2020, kolam renang, terutama yang memiliki kadar kaporit sebenarnya cukup aman dari bahaya Covid-19.

Namun, bahaya infeksi bisa terjadi apabila seorang perenang saling berdekatan dalam kolam, atau saat memasuki ruang ganti atau ruang bilas.

Baca Juga: Gabung Ducati, Jack Miller Pede Bisa Kalahkan Marc Marquez

"Kolam renang juga tak dibuka untuk umum. yang latihan tim Pelatda saja, jadi lebih aman. Sebelum masuk kolam ada cek suhu, gunakan masker dan sebagainya," jelas peraih medali emas nomor 50 meter gaya punggung SEA Games 2019.

Lebih jauh, Siman juga mengungkapkan bahwa sebagian perenang secara pribadi telah mengikuti rapid tes virus Corona, walaupun dari Pelatda sendiri tidak mewajibkan.

"Rata-rata sih kami pribadi lakukan tes. Kemudian baru start kita mulai training. Setelah latihan juga kami tak ada interaksi dengan teman-teman," beber Siman

"Beberapa ada yang langsung pulang. Atau bergantian mandinya. Jadi benar-benar social distancing," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI