Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Galih Prasetyo

Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
Pemerintah Argentina mulai menyelidiki kemungkinan negaranya menjadi sumber wabah hantavirus mematikan yang menyerang sebuah kapal pesiar di Samudra Atlantik. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Unggahan media sosial mengeklaim hantavirus sebagai efek samping vaksin COVID-19 Pfizer adalah informasi yang tidak benar.
  • Dokumen tersebut merupakan daftar pemantauan kesehatan khusus selama uji klinis, bukan daftar penyakit akibat vaksin.
  • Hantavirus adalah penyakit langka dari hewan pengerat yang tidak memiliki hubungan sebab akibat dengan vaksinasi.

Suara.com - Klaim yang menyebut hantavirus tercantum sebagai efek samping vaksin COVID-19 dipastikan tidak benar.

Dokumen yang beredar di media sosial sebenarnya merupakan daftar kondisi kesehatan yang wajib dipantau selama uji keamanan vaksin, bukan daftar penyakit yang disebabkan vaksin.

Narasi tersebut ramai dibahas setelah akun @TheProjectUnity di platform X mengunggah potongan dokumen Pfizer dan menulis bahwa hantavirus merupakan efek samping vaksin COVID-19.

“Ketika Anda sadar virus ketakutan baru yang didorong media, yakni hantavirus, juga tercantum sebagai efek samping vaksin COVID,” tulis unggahan tersebut.

Cek Fakta

Namun hasil pemeriksaan fakta menunjukkan klaim itu menyesatkan.

Dokumen yang dimaksud merupakan laporan adverse event atau kejadian kesehatan yang perlu diawasi selama proses pemantauan keamanan vaksin.

Bagian yang disorot dalam dokumen memang memuat istilah hantavirus pulmonary infection.

Akan tetapi, istilah itu masuk dalam kategori AESI atau adverse events of special interest.

baca juga

Menurut penjelasan United States Food and Drug Administration, AESI adalah daftar kondisi kesehatan yang perlu dipantau lebih lanjut selama penelitian vaksin berlangsung.

Dengan kata lain, kondisi tersebut bukan berarti disebabkan oleh vaksin, melainkan hanya termasuk dalam daftar pemantauan keamanan.

Dilansir dari Lead Stories, dokumen Pfizer yang dipersoalkan berasal dari laporan berjudul Cumulative Analysis of Post-Authorization Adverse Event Reports terkait vaksin BNT162B2 atau vaksin COVID-19 Pfizer.

Dokumen itu muncul setelah gugatan Freedom of Information Act yang diajukan sejumlah profesor dan ilmuwan dari berbagai universitas ternama Amerika Serikat seperti Harvard, Yale, Brown, dan UCLA.

Saat laporan dibuat pada 2021, vaksin Pfizer masih berada dalam tahap penggunaan darurat atau emergency use authorization.

Daftar AESI dalam dokumen tersebut disusun berdasarkan rekomendasi sejumlah lembaga kesehatan internasional, termasuk Centers for Disease Control and Prevention, European Medicines Agency, hingga regulator kesehatan Inggris.

Sementara itu, hantavirus sendiri merupakan penyakit langka yang umumnya menyebar melalui tikus, terutama lewat urine dan kotorannya.

Kesimpulan: Hantavirus disebabkan efek dari vaksin Covid-19 Pfizer adalah HOAX.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:17 WIB

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:33 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:30 WIB

Terkini

Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar

Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:22 WIB

Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat

Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim

Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam

Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:09 WIB

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa

Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:59 WIB

Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul

Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:58 WIB

Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan

Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:56 WIB

Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat

Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:41 WIB