Tur Asia: Ngilu, Tes Usap PCR Jadi Momok Bagi Hendra / Ahsan Cs

Arief Apriadi

Jum'at, 08 Januari 2021 | 16:07 WIB
Tur Asia: Ngilu, Tes Usap PCR Jadi Momok Bagi Hendra / Ahsan Cs
Pebulutangkis spesialis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian menjalani tes usap PCR selama persiapan jelang mengikuti tiga turnamen Asia di Bangkok, Thailand pada 12-31 Januari 2021. [Dok. PBSI]

Suara.com - Pebulutangkis Indonesia tak hanya bersiap menghadapi lawan-lawan tangguh di tiga turnamen BWF World Tour leg Asia. Di luar lapangan, mereka harus berjibaku dengan tes usap (swab test) Covid-19.

Ya, tiga turnamen Asia yakni Yonex Thailand Open, Toyota Thailand Open, dan BWF World Tour Finals 2020, memang berlangsung di tengah pandemi virus Corona.

Thailand selaku tuan rumah, menerapkan protokol kesehatan yang begitu ketat, termasuk membuat sistem bubble demi meminimalisir penyebaran virus Corona selama turnamen.

Salah satu agenda rutin yang wajib diikuti para pebulutangkis adalah menjalani tes usap polymerase chain reaction (PCR) untuk mengetahui terinfeksi tidaknya mereka dari Covid-19.

Dari jadwal yang diumumkan PBSI lewat Twitter, para pebulutangkis sedikitnya harus menjalani sembilan kali tes usap PCR selama mengikuti tiga rangkaian turnamen Asia itu.

"Proses tes swab kali ini, nyoloknya seperti tidak memakai perasaan," kata Mohammad Ahsan perihal pengalaman mengikuti tes usap PCR di Bangkok Thailand, dalam rilis, Jumat (8/1/2021).

"Hidung saya sudah ngilu-ngilu rasanya," tambah pemain ganda ini yang dihitung sudah 10 kali melakukan tes usap, termasuk tes usap mandiri yang dilakukannya.

Pebulutangkis spesialis ganda campuran Indonesia, Melati Daeva Oktavianti menjalani tes usap PCR selama persiapan jelang mengikuti tiga turnamen Asia di Bangkok, Thailand pada 12-31 Januari 2021. [Dok. PBSI]
Pebulutangkis spesialis ganda campuran Indonesia, Melati Daeva Oktavianti menjalani tes usap PCR selama persiapan jelang mengikuti tiga turnamen Asia di Bangkok, Thailand pada 12-31 Januari 2021. [Dok. PBSI]

Pengalaman "tersiksa" juga dialami Fajar Alfian. Menurutnya, tes usap terakhir tersebut terasa berbeda dan menakutkan.

"Memang rasanya sih sama saja karena sudah terbiasa swab. Tetapi swab yang kedua di sini dalem banget. Saya sampai pusing kepala. Beda dengan swab di Indonesia," papar Fajar.

baca juga

Sementara pendapat Hendra Setiawan tak jauh berbeda. Meski merasa tak nyaman, dia memaklumi karena hal tersebut adalah konsekuensi bagi atlet yang bertanding di tengah pandemi Covid-19.

"Ya sekarang, harus dibawa enjoy saja sih. Itu memang sudah konsekuensi saya ikut ke sini. Jadi sudah harus siap. Dicolok hidung itu, rasanya enak, kok. Hahaha," canda Hendra yang sudah enam kali mengikuti tes usap, termasuk di Tanah Air.

"Saya sudah terbiasa mengikuti tes usap. Cuma tes di Thailand ini berbeda. Di sini, lebih sakit rasanya," timpal Pramudya Kusumawardana, pemain ganda putra.

Pebulutangkis Indonesia menjalani tes usap PCR selama persiapan jelang mengikuti tiga turnamen Asia di Bangkok, Thailand pada 12-31 Januari 2021. [Dok. PBSI]
Pebulutangkis Indonesia menjalani tes usap PCR selama persiapan jelang mengikuti tiga turnamen Asia di Bangkok, Thailand pada 12-31 Januari 2021. [Dok. PBSI]

Sementara itu, pelatih sektor ganda putra PBSI, Herry Iman Pierngadi meminta anak latihnya untuk 'ikhlas' dalam menjalani tes usap PCR yang memang jadi kewajiban selama turnamen.

Tes usap ini kan wajib. Walaupun sebetulnya tidak nyaman, tetapi tetap harus dijalani. Toh semua itu juga untuk kepentingan diri kita sendiri," tutur Herry Iman Pierngadi.

Yonex Thailand Open akan bergulir pada 12-17 Januari, Toyota Thailand Open pada 19-24 Januari 2021, sedangkan BWF World Tour Finals 2020 bakal berlangsung pada 27-31 Januari mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Pebulutangkis Indonesia Terbukti Lakukan Match Fixing, Ini Tanggapan PBSI

8 Pebulutangkis Indonesia Terbukti Lakukan Match Fixing, Ini Tanggapan PBSI

Sport | Jum'at, 08 Januari 2021 | 15:51 WIB

Praveen / Melati Enggan Terbuai Absennya China-Jepang di Tur Asia

Praveen / Melati Enggan Terbuai Absennya China-Jepang di Tur Asia

Sport | Jum'at, 08 Januari 2021 | 15:06 WIB

Praveen / Melati Cs Ditarget Sapu Bersih Tiga Tur Asia

Praveen / Melati Cs Ditarget Sapu Bersih Tiga Tur Asia

Lampung | Jum'at, 08 Januari 2021 | 14:55 WIB

Terkini

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×