Jelang All England, Jonatan Cs Diminta Belajar dari Hasil Buruk di Thailand

Arief Apriadi

Kamis, 18 Februari 2021 | 20:38 WIB
Jelang All England, Jonatan Cs Diminta Belajar dari Hasil Buruk di Thailand
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, gagal menyumbangkan poin saat melawan Malaysia usai kalah dari Cheam June Wei di final BATC 2020, Minggu (16/2). [Humas PBSI]

Suara.com - Pelatih sektor tunggal putra Pelatnas PBSI, Hendry Saputra meminta anak latihnya untuk menjadikan hasil buruk di turnamen leg Asia sebagai pelajaran berharga.

Jonatan Christie dan kawan-kawan gagal total saat mengikuti tiga turnamen BWF World Tour leg Asia yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pertengahan Januari lalu.

Dari tiga wakil yang bertanding yakni Jonatan, Anthony Sinisuka Ginting, dan Shesar Hiren Rhustavito tak ada yang mampu jadi juara.

Jangankan juara, di tiga turnamen yakni Yonex Thailand Open, Toyota Thailand Open, dan BWF World Tour Finals 2020, capaian terbaik tunggal putra Merah Putih hanyalah semifinal.

Anthony Ginting mencapai babak final di Yonex Thailand Open. Langkah pebulutangkis kelahiran Cimahi, Jawa Barat itu dihentikan Viktor Axelsen.

Hendry tak menampik bahwa performa anak latihnya di Bangkok tak cukup bagus. Anthony dan kolega kalah jauh dari banyak aspek oleh tunggal putra negara lain.

"Kalau saya lihat para pemain lawan saat pertandingan di Thailand, sebenarnya dari tingkat kemajuan lawan, dalam hal teknik sih saya rasa biasa saja," kata Hendry dalam rilis yang diterima Suara.com, Kamis (18/2/2021).

"Tapi mungkin lawan itu siap untuk juaranya lebih ada. Mereka lebih siap, baik dari sisi mental, pikiran, dan daya juang. Bukan berarti pemain kita tidak siap atau tidak ada, tapi lawan lebih siap."

Hendry berharap pengalaman pahit di Bangkok bisa melecut motivasi dan semangat wakil-wakil Merah Putih yang bakal segera bertanding di tur Eropa yakni Swiss Open 2021 dan All England 2021.

baca juga

"Mudah-mudahan dengan pengalaman di Thailand kemarin, pada kejuaraan berikutnya atlet-atlet kita bisa kembali performanya," tutur Hendry.

"Memang ada masanya pemain mengalami hal ini, tidak bisa menjadi alasan, tapi kita harus terus berlatih dan lebih siap lagi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma Fisik-Teknik, Anthony Ginting Cs Asah Fokus Jelang All England

Tak Cuma Fisik-Teknik, Anthony Ginting Cs Asah Fokus Jelang All England

Sport | Kamis, 18 Februari 2021 | 18:08 WIB

Shesar Hiren Rhustavito Ditarget Masuk Semifinal Swiss Open 2021

Shesar Hiren Rhustavito Ditarget Masuk Semifinal Swiss Open 2021

Sport | Kamis, 18 Februari 2021 | 16:51 WIB

Daftar Wakil Indonesia di Malaysia Open 2021, Ni Ketut di Ganda Campuran

Daftar Wakil Indonesia di Malaysia Open 2021, Ni Ketut di Ganda Campuran

Sport | Kamis, 18 Februari 2021 | 15:28 WIB

Tak Hanya Atlet, PBSI Usulkan Pelatih dan Ofisial Dapat Vaksin Covid-19

Tak Hanya Atlet, PBSI Usulkan Pelatih dan Ofisial Dapat Vaksin Covid-19

Sport | Rabu, 17 Februari 2021 | 19:02 WIB

Jelang Swiss Open dan All England, PBSI Minta Hendra Cs Segera Divaksin

Jelang Swiss Open dan All England, PBSI Minta Hendra Cs Segera Divaksin

Sport | Rabu, 17 Februari 2021 | 17:17 WIB

Terkini

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:46 WIB

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:41 WIB

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 08:25 WIB

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

×