Jokowi Minta Sport Science Jadi Ujung Tombak Pembinaan Olahraga Nasional

Arief Apriadi, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 15 Maret 2021 | 16:20 WIB
Jokowi Minta Sport Science Jadi Ujung Tombak Pembinaan Olahraga Nasional
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali berbicara dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo di kantor Presiden, Istana Negara, Jakarta, Senin (15/3/2021). [Dok. Kemenpora]

Suara.com - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali untuk menjadikan sport science sebagai ujung tombak dari desain besar olahraga nasional.

Hal itu disampaikan Zainudin Amali usai menghadiri rapat terbatas (ratas) yang juga membahas PON XX Papua di Kantor Presiden, Istana Negara, Jakarta, Senin (15/3/2021).

Saat ini, Indonesia masih merancang desain besar atau grand design olahraga nasional yang nantinya akan jadi panduan perencananaan di bidang olahraga mulai dari hulu hingga ke hilir.

Pembuatan desain besar diharapkan menjadi cetak biru pembinaan atlet sehingga prestasi olahraga Indonesia di kancah interansional bisa semakin meningkat.

"Usia negeri ini sudah (menjelang) 76 tahun, tapi kita belum mempunyai Desain Besar," ujar Zainudin Amali.

"Bapak Presiden meminta kepada kami untuk melakukan review total terhadap ekosistem pembinaan prestasi olahraga nasional, penggunaan big data, dan menjadikan sport science sebagai unsur utama di dalam pembinaan olahraga nasional," tambahnya.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali berbicara dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo di kantor Presiden, Istana Negara, Jakarta, Senin (15/3/2021). [Dok. Kemenpora]
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali berbicara dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo di kantor Presiden, Istana Negara, Jakarta, Senin (15/3/2021). [Dok. Kemenpora]

Dalam ratas, Menpora Zainudin Amali berkesempatan untuk mempresentasikan rancangan desain besar itu yang dalam proses penyusunannya melibatkan banyak pihak berkepentingan.

Pihak-pihak tersebut antara lain Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI), perguruan tinggi, akademisi, hingga praktisi olahraga.

"Pada intinya Desain Besar ini diterima. Tentu ada tambahan di sana-sini, ada masukan dari beberapa menteri yang hadir. Ini akan kami jadikan bahan untuk melengkapi lagi," beber Zainudin Amali.

baca juga

Zainudin mengungkapkan bahwa desain besar yang dipresentasikan berbicara dari sumber potensi talenta, yakni para siswa dari tingkat SMP, hingga pelatihan yang bertujuan untuk membentuk atlet-atlet nasional yang tangguh.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kemenpora berencana untuk membangun 10 sentra pemusatan latihan di sejumlah daerah.

"Sentra-sentra ini akan berisi anak-anak kita yang potensinya sudah terseleksi di usia SMP. Selanjutnya di usia SMA kita akan dorong ke Cibubur, tempat SKO (Sekolah Khusus Olahraga) kita sekarang," kata Zainudin.

"Kami juga sedang mempertimbangkan untuk menjadikan Hambalang sebagai tempat untuk sentra atlet senior dan atlet-atlet kita yang sudah siap untuk bertanding," sambungnya.

Tak hanya itu, Zainudin menegaskan, pembinaan tersebut merupakan sebuah rangkaian panjang yang menurut para pakar membutuhkan waktu kurang lebih 10 tahun atau kira-kira 10 ribu jam untuk dapat mencapai prestasi yang membanggakan.

Kedepannya cetak biru olahraga nasional ini ditargetkan dapat memunculkan atlet-atlet nasional yang siap bersaing di Olimpiade 2032, di mana Indonesia saat ini tengah mengajukan diri sebagai tuan rumah.

"Desain Besar ini akan kita dorong karena ini adalah perencanaan tentang prestasi olahraga nasional kita yang jangka panjang dan terdesain dengan bagus. Tidak ada prestasi yang kita dapatkan by accident, prestasi harus kita dapatkan dengan by design," kata Zainudin Amali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IPW Sebut Piala Menpora Ecek-ecek, Gibran: Bisa Pulihkan Ekonomi Kok!

IPW Sebut Piala Menpora Ecek-ecek, Gibran: Bisa Pulihkan Ekonomi Kok!

Surakarta | Senin, 15 Maret 2021 | 11:23 WIB

Piala Menpora 2021: Irfan Bachdim Optimistis Meski Persiapan PSS Singkat

Piala Menpora 2021: Irfan Bachdim Optimistis Meski Persiapan PSS Singkat

Bola | Minggu, 14 Maret 2021 | 21:05 WIB

Piala Menpora Tanpa Penonton, Gibran: Tak Ada Nonbar!

Piala Menpora Tanpa Penonton, Gibran: Tak Ada Nonbar!

Surakarta | Minggu, 14 Maret 2021 | 15:54 WIB

Imbang Kontra Persita Jadi Modal Bagus Persija Jelang Piala Menpora

Imbang Kontra Persita Jadi Modal Bagus Persija Jelang Piala Menpora

Bola | Minggu, 14 Maret 2021 | 03:05 WIB

Piala Menpora 2021: PSS Sleman Gelar Latihan Perdana di Bandung

Piala Menpora 2021: PSS Sleman Gelar Latihan Perdana di Bandung

Bola | Minggu, 14 Maret 2021 | 01:05 WIB

Terkini

Arti Mimpi Teman Meninggal Padahal Masih Hidup, Pertanda Apa?

Arti Mimpi Teman Meninggal Padahal Masih Hidup, Pertanda Apa?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 20:10 WIB

Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat

Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat

Riau | Senin, 28 September 2026 | 20:07 WIB

Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!

Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 20:05 WIB

Mohon Maaf Manajer Kopdes, Pemerintah Tak Bisa Kabulkan Permintaan Lokasi Kerja

Mohon Maaf Manajer Kopdes, Pemerintah Tak Bisa Kabulkan Permintaan Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:58 WIB

Komnas Perempuan Catat 17 Kasus Perkosaan Libatkan Pejabat Publik

Komnas Perempuan Catat 17 Kasus Perkosaan Libatkan Pejabat Publik

News | Senin, 28 September 2026 | 19:51 WIB

Maybank Indonesia Kembangkan Bisnis Etiqa melalui Sinergi Grup Keuangan Terintegrasi

Maybank Indonesia Kembangkan Bisnis Etiqa melalui Sinergi Grup Keuangan Terintegrasi

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:42 WIB

Gol Justin Hubner Dianulir, Timnas Indonesia Gagal Unggul Cepat atas Malaysia

Gol Justin Hubner Dianulir, Timnas Indonesia Gagal Unggul Cepat atas Malaysia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:41 WIB

Nordberg Medical Perkuat Ekspansi Global Lewat Sertifikasi MDR dan MDSAP untuk JULAINE of Sweden

Nordberg Medical Perkuat Ekspansi Global Lewat Sertifikasi MDR dan MDSAP untuk JULAINE of Sweden

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 19:38 WIB

Duel Klasik Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK Masih Banyak Kelihatan Bangku Kosong

Duel Klasik Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK Masih Banyak Kelihatan Bangku Kosong

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:36 WIB

Mangkir dari Panggilan, Kejagung Jemput Paksa Eks Sekjen ESDM di Purbalingga Dini Hari

Mangkir dari Panggilan, Kejagung Jemput Paksa Eks Sekjen ESDM di Purbalingga Dini Hari

News | Senin, 28 September 2026 | 19:32 WIB

×