Sepertempat Abad Ikut MotoGP, Ini Makna Tersirat di Helm Valentino Rossi

Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 27 Maret 2021 | 10:48 WIB
Sepertempat Abad Ikut MotoGP, Ini Makna Tersirat di Helm Valentino Rossi
Helm Valentino Rossi AGV Soleluna 2021. (rideapart.com)

Suara.com - MotoGP 2021 menjadi penanda 25 tahun kiprah Valentino Rossi di ajang kelas primer tersebut.

Pembalap berusia 42 tahun itu telah mengoleksi 115 kemenangan, 199 podium, dan 9 kejuaraan dunia selama seperempat abad itu.

Selain beberapa helm seperti Mugello/Misano yang merupakan edisi khusus dengan corak musim dingin yang konyol, pembalap kondang Italia ini juga identik dengan motif Soleluna.

Motif yang bermakna matahari dan bulan telah menghiasi kepala the Doctor sepanjang karirnya.

Dari desain tahun 90-an hingga versi yang disempurnakan saat ini, Vale sering memperbarui grafik agar sesuai dengan waktu.

Dilansir dari Ride Apart (27/3/2021), pada 25 Maret 2021, Rossi meluncurkan wujud helm terbarunya.

Valentino Rossi saat jalani tes pramusim MotoGP Qatar (Twitter)
Valentino Rossi saat jalani tes pramusim MotoGP Qatar (Twitter)

Perancang kostum balap motor motor legendaris dan kolaborator helm Rossi, Aldo Drudi sempat menuturkan makna mengenai helm tersebut.

"Awalnya Vale ingin bertahan dengan helmnya, yang dua musim terakhir, biru dan kuning," kata Drudi pada Men On Wheels. 

"Karena sebenarnya kami sudah datang dengan penyederhanaan maksimum konsep desain untuk mewakili kisah dan karier gila," lanjutnya.

baca juga

Drudi mengacu pada desain yang dikenakan Dokter antara musim MotoGP 2018 dan 2020.

Helm Valentino Rossi AGV Soleluna 2021. (rideapart.com)
Helm Valentino Rossi AGV Soleluna 2021. (rideapart.com)

Grafis sederhana helm tersebut menggabungkan warna tim Yamaha dan Vale Yellow yang ikonik dari Rossi.

Namun, pembalap berprestasi tersebut akan pindah ke tim satelit Petronas Yamaha pada tahun 2021.

Desain helm terbarunya memperingati waktu yang dihabiskannya bersama Yamaha dan tim barunya dengan tema matahari terbit dan terbenam.

Gradien di setiap sisi helm mewakili transisi dari senja ke fajar (dan kembali lagi). Meskipun banyak yang menganggap Vale di masa senja karirnya, dia melihat transisi sebagai babak baru yang merevitalisasi.

“Vale sangat tertarik pada simbol dan juga simbologi dan jika Anda memutar helm, Anda akan mengalami malam, matahari terbit, terbenam, malam, matahari terbit, terbenam. Siklus yang menutup dan diperbarui pada saat yang bersamaan,” kata Drudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Valentino Rossi Waspadai Miller-Bagnaia di Seri Pembuka MotoGP 2021

Valentino Rossi Waspadai Miller-Bagnaia di Seri Pembuka MotoGP 2021

Sport | Sabtu, 27 Maret 2021 | 09:36 WIB

Aprilia Menjanjikan, Aleix Espargaro: Saya Penasaran dengan Komentar Dovi

Aprilia Menjanjikan, Aleix Espargaro: Saya Penasaran dengan Komentar Dovi

Sport | Sabtu, 27 Maret 2021 | 09:11 WIB

Miller dan Bagnaia Tegaskan Dominasi Ducati di FP2 MotoGP Qatar 2021

Miller dan Bagnaia Tegaskan Dominasi Ducati di FP2 MotoGP Qatar 2021

Sport | Sabtu, 27 Maret 2021 | 06:02 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×