Mulai Keteteran Pertahankan Gelar, Begini Reaksi Joan Mir Tentang Kemajuan Pesaingnya

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Kamis, 24 Juni 2021 | 20:42 WIB
Mulai Keteteran Pertahankan Gelar, Begini Reaksi Joan Mir Tentang Kemajuan Pesaingnya
Joan Mir (Instagram)

Suara.com - Juara dunia Joan Mir mengakui para rival Suzuki di MotoGP tampil lebih baik dalam balapan terakhir.

Pembalap Spanyol yang mengakhiri puasa gelar Suzuki setelah 20 tahun ini menyelesaikan Grand Prix Jerman akhir pekan lalu di urutan kesembilan.

Sang juara dunia saat ini terpaut 46 poin dari pemimpin klasemen Fabio Quartararo. Sementara rekan setimnya Alex Rins turun 103 poin setelah tersingkir dari empat balapan pada 2021 dan absen di GP Catalan karena cedera.

Dilansir dari Autosport, Mir sebelumnya telah mengungkapkan rasa frustrasinya atas kurangnya kemajuan Suzuki dengan GSX-RR 2021 dibanding motor edisi 2020 yang ia kendarai saat jadi juara.

Saat ini Suzuki adalah satu-satunya pabrikan yang tak menyematkan pengatur ketinggian yang dapat digunakan pada saat balapan,  bukan hanya pada saat start.

“Jelas bahwa yang lain lebih baik dari kami di balapan terakhir, di Barcelona kami membuat kesalahan dengan ban, tetapi di sini kami telah melihat bahwa kami perlu meningkat,” kata Mir usai GP Jerman.

Rider andalan Suzuki Ecstar tampil dalam MotoGP Prancis yang digelar di Sirkuit Le Mans, Minggu (16/5/2021) malam WIB. [JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP]
Rider andalan Suzuki Ecstar tampil dalam MotoGP Prancis yang digelar di Sirkuit Le Mans, Minggu (16/5/2021) malam WIB. [JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP]

“Dalam skenario saat ini kami tidak berada dalam buruk, tetapi kami harus sangat konsisten di paruh kedua musim dan mulai naik podium di setiap balapan, seperti tahun lalu," imbuhnya.

“Saya yakin saya lebih baik dari tahun 2020 karena saya memiliki lebih banyak pengalaman, jika kami sedikit meningkatkan motor, kami pasti akan berada di tempat yang kami inginkan,” lanjutnya.

Mengomentari kurangnya rear ride-height, Mir mengatakan bahwa masih ada waktu luang sebelum double-header Austria pada bulan Agustus.

Baca Juga: Moncer di Tiga Balapan Beruntun, Jack Miller Mulai Waspadai Geliat KTM

"Suzuki tahu bahwa kami adalah satu-satunya yang tidak memiliki lubang belakang, dan itulah waktu luang yang kami berikan,” tambahnya.

“Kami harus mengejar yang lain dan dari sana berkembang seperti yang lain. Di pabrik, orang Jepang sadar bahwa motor harus berevolusi," terangnya.

"Saya melihat mereka termotivasi dan bersemangat untuk memperjuangkan gelar lagi. Tetapi kami harus menganalisis semuanya dengan baik dan memahami mengapa motor tidak bekerja di sirkuit yang seharusnya tidak seburuk ini.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI