alexametrics

So Sweet, Atlet Anggar Argentina Dilamar Kekasih di Depan Kamera TV

Arief Apriadi
So Sweet, Atlet Anggar Argentina Dilamar Kekasih di Depan Kamera TV
Atlet anggar putri Argentina Maria Belen Perez Maurice memeluk pelatihnya yang sudah melatih dia selama 17 tahun, Lucas Guillermo Saucedo, setelah sang pelatih melamar dia di sela pertandingan anggar Olimpiade Tokyo di Makuhari Messe Hall di Chiba, Jepang, 26 Juli 2021. (REUTERS/SAKURA MURAKAMI)

Maurice mendapat lamaran nikah dari pelatihnya, Lucas Saucedo.

Suara.com - Atlet anggar putri Argentina, Maria Belen Perez Maurice mendapat kejutan di Olimpiade Tokyo 2020. Dia dilamar sang kekasih di depan sorot kamera televisi yang tengah mewawancarainya.

Maurice mendapat lamaran nikah dari pelatihnya, Lucas Saucedo. Ini jadi kedua kalinya sang pelatih melamar anak latihnya sendiri.

Atlet purti yang tersingkir pada babak pertama dalam Olimpiade yang ketiganya itu sedang kecewa saat tengah ditanyai wartawan.

Tiba-tiba pelatihnya muncul dari belakang dengan secarik kertas bertuliskan tangan "Maukah kamu menikah dengan saya?". Sang pelatih kemudian berlutut sampai menengadah.

Baca Juga: Jadwal Tim Indonesia di Olimpiade Tokyo Hari Ini, 27 Juli: Kevin/Marcus Kembali Tampil

"Bilang ya, banyak orang yang sedang melihat kita," kata si pelatih seperti dilansir Antara dari AFP, Selasa (27/7/2021).

Pada 2010, Saucedo sudah melakukan hal yang sama dalam kejuaraan dunia di Paris, tapi hasilnya tidak terlalu menguntungkan. Saat itu, Perez Maurice menjawab, "Ini bercanda atau apa?"

Namun sebelas tahun kemudian Perez Maurice akhirnya menjawab ya.

"Saya tak bisa ngomong apa-apa. Dalam hati saya bilang 'Ya Tuhan'," kata Perez Maurice yang sudah membina hubungan selama 17 tahun.

"Kami akan merayakan ini di Argentina dikelilingi asado (barbeku) besar."

Baca Juga: Gara-gara Badai, Final Selancar Ombak Olimpiade Tokyo Harus Dimajukan

Itu adalah akhir membahagiakan dari hari ketika dia justru kalah 12-15 melawan atlet anggar Hungaria Anna Marton dalam nomor sabel perorangan putri.

Komentar