alexametrics

Olimpiade Tokyo: Anthony Ginting Tak Pusingkan Lawan di Perempatfinal

Rully Fauzi
Olimpiade Tokyo: Anthony Ginting Tak Pusingkan Lawan di Perempatfinal
Ekspresi pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting usai menundukkan tunggal putra Jepang, Kanta Tsuneyama dalam babak 16 besar Olimpiade Tokyo di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Kamis (29/7/2021). [ANTARA FOTO / SIGID KURNIAWAN]

Ginting akan menjajal kekuatan wakil Denmark, Anders Antonsen.

Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra, Anthony Ginting mengaku tak ingin terlalu memikirkan lawan dalam pertandingan selanjutnya di Olimpiade Tokyo agar tidak mengganggu fokus dan mental bertandingnya.

Tunggal putra peringkat lima dunia itu melaju ke babak perempatfinal bulutangkis Olimpiade Tokyo dan akan bertemu peringkat tiga dunia asal Denmark, Anders Antonsen, Sabtu (31/7/2021).

"Saya akan berdiskusi dengan pelatih untuk evaluasi hari ini dan memikirkan strategi besok. Setiap latihan saya jadikan sebagai kesempatan penyegaran. Apalagi ini suasana baru setelah tampil di All England 2021 bulan Maret. Saya akan pelihara semangat dan tetap positif," kata Ginting dalam rilis resmi KOI yang dimuat Antara.

Anthony Sinisuka Ginting menembus perempatfinal tunggal putra bulutangkis Olimpiade 2020 Tokyo setelah menyingkirkan Kanta Tsuneyama yang merupakan atlet tuan rumah Jepang, Kamis (29/7/2021).

Baca Juga: Resmi, Dani Carvajal Perpanjang Kontrak di Real Madrid sampai 2025

Ginting menang dua gim langsung 21-18, 21-14 dalam laga yang berlangsung selama 49 menit di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang.

Pada gim kedua, Ginting berhasil mengendalikan permainan dan mengamankan tiket perempatfinal di Olimpiade pertamanya.

"Kuncinya saya berusaha fokus sejak memasuki arena," kata Ginting mengungkap kunci kesuksesannya menundukkan Tsuneyama.

Terkait laga kontra Antonsen, Ginting tak mau berbicara banyak. Menurutnya, ia akan berdiskusi dengan pelatih tunggal putra Indonesia, Hendry Saputra untuk membahas strategi dan menganalisis permainan lawan.

Tentang Kento Momota, unggulan teratas yang lebih dulu gugur, juga tak membuat Ginting merasa peluangnya besar. Ia justru bertekad berjuang lebih maksimal.

Baca Juga: Klasemen Medali Olimpiade Tokyo: China ke Puncak Salip Jepang, Indonesia Melorot Lagi

"Saya kira itu normal, ini adalah sebuah turnamen. Semua bisa menang, bisa kalah. Tidak ada yang bisa menjamin kita bisa menang, karenanya semua pemain harus bisa mengendalikan mental dan pikiran. Sepertinya Momota hanya kurang beruntung saja kemarin," pungkas Ginting.

[Antara]