alexametrics

6 Potret Ranomi Kromowidjojo, Perenang Belanda Keturunan Indonesia di Olimpiade 2020

Irwan Febri Rialdi
6 Potret Ranomi Kromowidjojo, Perenang Belanda Keturunan Indonesia di Olimpiade 2020
Perenang Belanda berdarah Indonesia, Ranomi Kromowidjojo. (Instagram/@ranomikromo)

Yuk kenalan dengan sosok Ranomi Kromowidjojo

Suara.com - Ranomi Kromowidjojo menjadi atlet renang asal Belanda di Olimpiade Tokyo 2020 yang mendapatkan perhatian dari publik Indonesia.

Hal ini tak terlepas dari latar belakang Ranomi Kromowidjojo yang memiliki darah campuran Indonesia.

Nenek moyangnya berasal dari Jawa yang pergi ke Suriname yang dikirim pemerintah kolonial Belanda untuk bekerja di perkebunan pada abad ke-19.

Darah Jawa itu didapat dari ayahnya yang bernama Rudi Kromowidjojo. Ayah Rudi saat itu merupakan tenaga kuli yang diangkut ke Suriname.

Baca Juga: Momen Novak Djokovic Banting Raket sampai Remuk Usai Kalah di Olimpiade 2020

Kemudian, Rudi yang lahir di Suriname memutuskan pindah ke Belanda. Ia menikah dengan gadis Belanda, Netty Deemter.

Dari pernikahan inilah, Rudy dan Netty melahirkan anak laki-laki bernama Chjanoy Kromowidjojo termasuk sang atlet renang paling sukses, Ranomi Kromowijdojo. 

Selain menjadi atlet yang berprestasi, Ranomi juga sering tampil memukau ketika berada di luar gelanggang. Sebab, tak hanya mahir saat berenang, dia juga memiliki pesona yang luar biasa.

Berikut Bolatimes.com menyajikan potret-potret kecantikan Ranomi Kromowidjojo saat berada di luar kolam renang.

1. Ranomi Kromowidjojo juga memiliki kepedulian untuk terus mengembangkan dunia renang di Belanda. Dia turut menggelar Ranomi Cup 2019 yang ditujukan kepada perenang-perenang muda untuk unjuk gigi.

Baca Juga: Profil Ranomi Kromowidjojo, Perenang Berdarah Indonesia yang Bela Belanda di Olimpiade

Perenang Belanda berdarah Indonesia, Ranomi Kromowidjojo. (Instagram/@ranomikromo)
Perenang Belanda berdarah Indonesia, Ranomi Kromowidjojo. (Instagram/@ranomikromo)

2. Tak hanya terus menerus berenang di air, ternyata Ranomi Kromowidjojo juga butuh liburan seperti kita semua.

Komentar