alexametrics

Petinjunya Menang KO, Jawa Barat Tambah Dua Medali Emas PON Papua

Syaiful Rachman
Petinjunya Menang KO, Jawa Barat Tambah Dua Medali Emas PON Papua
Petinju Jawa Barat Maikhel Roberrd Muskita (kiri) melepaskan pukulan ke petinju Papua Barat Onisimus Aser Kurube (kanan) pada babak semi final tinju kelas menengah Putra 69-75 Kg PON Papua di GOR Cendrawasih, Kota Jayapura, Papua, Senin (11/10/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Kedua petinju Jabar yang meraih emas itu adalah Maikhel Roberrd Muskita dan Bram Hendra Betaubun.

Suara.com - Kontingen Jawa Barat menyabet dua medali emas cabang olahraga tinju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua setelah dua wakil mereka sukses meraih kemenangan tanpa perlu menuntaskan tiga ronde dalam partai final masing-masing di GOR Cendrawasih, Kota Jayapura, Rabu (13/10/2021).

Kedua petinju Jabar yang meraih emas itu adalah Maikhel Roberrd Muskita di kelas menengah putra (69-75kg) dan Bram Hendra Betaubun di kelas berat ringan putra (75-81kg).

Maikhel lebih dulu memainkan laga final dan ia tampak begitu dominan saat menghadapi petinju Bali Cakri Dwi Putra.

Maikhel yang punya postur badan lebih tinggi tak ragu untuk memberondong lawannya dengan pukulan-pukulan uppercut yang begitu berbahaya.

Di dua ronde pertama, pukulan uppercut telak dari Maikhel dua kali masuk ke rahang Cakti, tetapi wakil Bali itu selalu berhasil menguasai diri tiap kali wasit melakukan hitungan.

Lantas di ronde ketiga, satu lagi pukulan uppercut Maikhel tak mampu dihindari oleh Cakti, sebelum kemudian wasit menyatakan bahwa petinju Bali itu sudah tidak mampu melanjutkan pertandingan.

Maikhel membawa pulang medali emas kelas menengah putra, sedangkan Cakti hanya mendapatkan perak.

Kemudian petinju Papua Barat Onisimus Aser Kurube dan wakil tuan rumah Josua Manullang membawa pulang medali perunggu bersama kelas menengah putra PON Papua selepas kalah di babak semifinal.

Bram Hendra menang KO lagi

Dalam pertandingan final berikutnya, petinju Jabar yang lain Bram Hendra tampil menghadapi wakil Sulawesi Utara Christian Toar J. Sompota dan hanya membutuhkan dua ronde untuk memastikan kemenangan medali emas kelas berat ringan putra.

Sama-sama memasuki pertandingan dengan strategi agresif tanpa pertahanan, akurasi pukulan dan kelincahan menghindari serangan lawan menjadi pembeda antara Bram Hendra dan Christian.

Di awal ronde kedua, sebuah pukulan hook kiri dari Bram Hendra mendarat ke wajah Christian yang tanpa pertahanan. Sepersekian detik kemudian, Christian tumbang dalam keadaan telungkup dan tak mampu bangkit saat wasit mencapai hitungan ke-10.

Emas jadi milik Bram Hendra dan perak diraih Christian, petinju tuan rumah Muhammad Taufan Paransa dan wakil Kalimantan Timur Rahman Manurung yang terhenti di babak semifinal mendapatkan medali perunggu bersama kelas berat ringan PON Papua.

Cabang olahraga tinju di PON Papua memperebutkan 17 medali yang dibagi menjadi 10 kelas kategori putra dan tujuh kelas kategori putri. [Antara]

Baca Juga: Bungkam Petinju DKI Jakarta, Ingatan Ilahi Gondol Emas Tinju Kelas Terbang PON Papua

Komentar