alexametrics

Sirkuit Misano Siapkan Perpisahan untuk Valentino Rossi

Rully Fauzi
Sirkuit Misano Siapkan Perpisahan untuk Valentino Rossi
Pebalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi. [ANDREAS SOLARO / AFP]

MotoGP 2021 akan berlanjut akhir pekan ini di Sirkuit Misano, yang akan jadi seri kandang pamungkas bagi Rossi.

Suara.com - Legenda MotoGP, Valentino Rossi akan menjalani balapan kandang terakhirnya akhir pekan ini, yakni di MotoGP Emilia Romagna di Sirkuit Misano, Italia. Wali Kota Misano pun mempersiapkan pesta perpisahan untuk rider gaek Petronas Yamaha SRT itu.

Seperti diketahui, Valentino Rossi memutuskan untuk pensiun pada akhir musim ini. Aldo Drudi, desainer helm terkenal Rossi, telah membuat poster khusus untuk seri lanjutan MotoGP 2021 akhir pekan ini.

Setelah 26 musim dan sembilan gelar juara dunia  Grand Prix, Rossi bersiap-siap untuk tarian MotoGP terakhirnya di Sirkuit Misano – trek yang terletak hanya 20 menit dari kota kelahirannya di Tavullia.

Poster untuk balapan nanti pun telah dibuat oleh Aldo Drudi, seorang desainer terkenal yang telah bekerja dengan Rossi untuk membuat desain helm yang unik dan simbolis.

Baca Juga: Balapan Terakhir di Kandang, Valentino Rossi Kenang Momen Mendiang Marco Simoncelli

Sekarang, Drudi telah merancang poster yang menandakan perpisahan Rossi di seri kandang terakhirnya, menjelang dua balapan terakhirnya di Portimao dan Valencia.

Sementara itu, pengurus sirkuit di Misano langsung menambah kapasitas penonton sebanyak 10.000. Kini, total kapasitas menjadi 35.000 penonton. Hal ini dilakukan mengingat Rossi akan melakoni seri kandang pamungkasnya.

Berbicara kepada Sky Sport MotoGP, Drudi menjelaskan detail poster untuk MotoGP Emilia Romagna. Tujuan poster tersebut untuk merayakan kepensiunan sang legenda.

"Tujuannya adalah untuk merayakan Valentino di sirkuit rumahnya, di depan para penggemarnya di Italia. Itu adalah sebuah penghormatan. Warna yang dominan adalah kuning. Satu-satunya subjek di poster itu adalah Rossi, dalam posisi yang berbeda dari biasanya,” ungkap Drudi.

“Itu bukan posisi balapan, bukan kegembiraan, tapi salam akrab dengan penonton di latar belakang. Chapter (karier Rossi) ditutup dan cerita terbuka untuk sesuatu yang lain," pungkasnya.

Baca Juga: Murid Valentino Rossi Masih Tak Menyangka Kalau Gurunya Pensiun di Akhir Musim

[Aulia Ivanka Rahmana]

Komentar