Punya Karier Gemilang, Valentino Rossi Simpan Satu Penyesalan di MotoGP

Arief Apriadi Suara.Com
Senin, 10 Januari 2022 | 09:26 WIB
Punya Karier Gemilang, Valentino Rossi Simpan Satu Penyesalan di MotoGP
Pembalap Yamaha-SRT asal Italia, Valentino Rossi, duduk di garasi, bersiap untuk mengikuti sesi pemanasan pagi menjelang balapan MotoGP GP Inggris di sirkuit Silverstone di Northamptonshire, Inggris tengah, pada 29 Agustus 2021. Adrian DENNIS / AFP.

Suara.com - Valentino Rossi memiliki karier gemilang sebelum memutuskan pensiun diakhir MotoGP 2021. Meski demikian, dia menyimpan satu penyesalan besar usai gantung helm.

Sepanjang kariernya, Valentino Rossi bergelimang gelar juara dunia. Tercatat, dia punya sembilan gelar yang tujuh diantarnya diraih di kelas premier.

Di luar itu, Valentino Rossi memiliki banyak catatan luar biasa. Sepanjang 26 tahun karier balapnya, dia telah memenangkan 199 podium di Grand Prix.

Meski bergelimang gelar juara sepanjang kariernya, Valentino Rossi tak lepas dari penyesalan. Yang terbesar adalah fakta bahwa dirinya tak mampu meraih gelar juara dunia ke-10 sebelum pensiun.

Rossi yang pensiun pada usia 42 tahun, meraih gelar juara dunia kesembilan pada 2009 bersama Yamaha. Setelah itu, dia kesulitan untuk berada di level terbaik.

Kesempatan besar Rossi untuk merengkuh impiannya itu terjadi pada 2015. Namun, setelah segala intrik dan kontroversi, dirinya dikalahkan Jorge Lorenzo dalam musim super sengit itu.

"Apa yang membuatku sedih adalah kegagalan memenangi titel juara dunia kesepuluh," kata Valentino Rossi dikutip dari Speedweek, Senin (10/1/2022).

"Dan aku ingin sekali memperbaiki jumlah podiumku di MotoGP dari 199 menjadi 200. Setidaknya aku mampu membuat Ago merasa ketar-ketir dan bimbang selama beberapa tahun," tambahnya.

Rossi merasa kecewa dan sedih tak mampu meraih title ke-10 karena dia merasa layak dan pantas mendapatkannya, sebelum kans itu sirna pada 2015.

Baca Juga: Harga yang Tidak Wajar Saat WSBK di Mandalika Disorot, Sewa Mobil Capai Rp 8 Juta

"Di 2015, aku memiliki level balapan dan kecepatan yang bagus. Namun, aku kalah dalam persaingan gelar MotoGP di final di Valencia melawan Nicky Hayden di 2006 dan Lorenzo di 2015," tutur Rossi.

"Itu tidak bisa diubah lagi dan secara keseluruhan, aku tidak bisa mengeluhkan tentang rekor karierku," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI