facebook

Timnas Basket Indonesia Siap Tempur di FIBA Asia Cup 2022

Arief Apriadi
Timnas Basket Indonesia Siap Tempur di FIBA Asia Cup 2022
Timnas basket Indonesia ketika menggelar uji coba di Australia. [Perbasi]

"Saya rasa mereka sudah siap," kata Ketua Umum Perbasi, Danny Kosasih.

Suara.com - Timnas basket Indonesia diklaim Perbasi siap tempur di ajang FIBA Asia Cup 2022 yang akan berlangsung di Jakarta pada 12-21 Juli mendatang.

Keyakinan Perbasi akan performa timnas basket Indonesia berdasarkan hasil uji coba di Australia di mana Arki Dikania Wisnu dan kawan-kawan berhasil menunjukkan output positif.

Timnas basket Indonesia mengakhiri uji coba di Australia dengan membungkam Brisbane Capitals 94-101 di Auchenflower Stadium, Kamis (23/6/2022).

Itu merupakan laga ke-10 atau penutup timnas basket Indonesia sebelum kembali ke Tanah Air hari ini, Jumat (24/6/2022).

Baca Juga: Penonton Membludak Berujung Korban Jiwa di GBLA, Menpora Minta PSSI dan PT LIB Investigasi

"Demi mencapai sukses prestasi, setelah meraih emas SEA Games lalu, Timnas langsung try out ke Australia," jelas Sekjen Perbasi, Nirmala Dewi dalam laman resmi federasi bola basket nasional itu.

"Di sana kita melawan tim-tim divisi satu Liga Australia. Mereka membukukan tujuh kemenangan dari sepuluh pertandingan."

Hal senada disampaikan Ketua Umum Perbasi, Danny Kosasih. Dia meyakini timnas basket Indonesia sudah siap menghadapi FIBA Asia Cup 2022.

Selain menyelesaikan 10 laga uji coba dengan baik, timnas basket Indonesia juga memiliki bekal medali emas SEA Games 2021 yang merupakan prestasi terbaik Merah Putih sejak mengikuti kejuaraan itu pada 1977.

"Timnas saat ini sudah uji coba di Australia 10 kali pertandingan. Rencananya, 24 Juni 2022 sudah pulang, langsung persiapan ke kualifikasi FIBA World Cup 2023 kemudian FIBA Asia Cup. Saya rasa mereka sudah siap," tukas Danny.

Baca Juga: Jalani Try Out di Australia, Timnas Basket Mulai Terbiasa Hadapi Lawan Berpostur Lebih Besar

Kesiapan Timnas mengukir prestasi di FIBA Asia Cup ditunggu semua pihak. Tak terkecuali Menpora Zainudin Amali.

Komentar