Apa Pentingnya Sasis di MotoGP? Simak Ulasan Singkatnya di Sini!

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 24 Agustus 2022 | 09:20 WIB
Apa Pentingnya Sasis di MotoGP? Simak Ulasan Singkatnya di Sini!
Pembalap KTM Red Bull, Brad Binder. (Instagram)

Suara.com - Penggunaan materi sasis yang berbeda pada masing-masing pabrikan MotoGP memang menuai pro dan kontra. Ada yang beranggapan sasis aluminium lebih baik, ada pula yang menggunakan sasis berbahan karbon, atau bahkan baja. Tapi sebenarnya apa pentingnya sasis di MotoGP secara umum?

Sebenarnya sasis adalah bagian penting dari motor yang berlaga di MotoGP, sebab komponen ini akan menjadi tulang utama bagi motor. Tempat menempelnya berbagai komponen mesin dan menentukan bobot dari motor itu sendiri.

Sebagai contoh, mari simak betapa pentingnya sasis di MotoGP pada tim KTM, yang menggunakan sasis baja.

Sasis Baja KTM, Membuktikan Karakternya

Keberadaan tim KTM di gelaran MotoGP sering kali menjadi perhatian utama, lantaran penggunaan sasis baja yang diaplikasikan pada setiap motor besutannya. Penggunaan sasis baca ini dinilai aneh lantaran tim lain telah beralih ke material aluminium yang dinilai lebih baik.

Namun efisiensi penggunaan sasis baja juga mampu dibuktikan dengan raihan Miguel Oliveira untuk kemenangannya di musim 2020 lalu. Untuk KTM, sasis baja adalah ‘agama’ yang tidak akan ditinggalkan, sebab mereka memiliki pemahaman lebih baik dan teknologi lebih baru daripada pabrikan lain untuk sasis ini.

Keunggulan sasis baja ini juga terbukti pada gelaran Moto3 dan Moto2, sehingga sasis tersebut dibawa pula pada gelaran MotoGP. Salah satu bukti yang selalu dibawa oleh KTM adalah keberhasilan Ducati meraih gelar juara dunia MotoGP di tahun 2007 lalu.

Selepas musim 2007, Ducati memutuskan penggunaan sasis karbon monokok, yang terbukti tidak dapat membawanya juara.

Pembalap KTM Miguel Oliveira. (Instagram)
Pembalap KTM Miguel Oliveira. (Instagram)

Pentingnya Sasis di MotoGP

baca juga

Penggunaan sasis baja dinilai sebagai jalan untuk pembalap yang gemar mendapatkan sasis dengan karakter sensitif, lentur, dan memiliki geometri lebih baik. Penyesuaian yang dilakukan juga mudah dilakukan jika dibandingkan dengan sasis alumunium.

Dikatakan oleh tim KTM, modifikasi yang dilakukan ketika diperlukan perubahan pada sasis baja lebih terjangkau karena dapat dieksekusi secara modular.

Sedangkan pada sasi alumunium, modifikasi atau perubahannya akan memakan biaya lebih besar sebab harus melakukan perubahan masif. Jelas, dari biaya operasional hal ini akan lebih memberatkan.

Sedikit gambaran mengenai sasi baja milik motor KTM di atas semoga bisa menjadi informasi relevan untuk memahami pentingnya sasis di MotoGP.

Yang jelas, setiap jenis dan bahan sasis memiliki kelebihannya masing-masing, sehingga akan tergantung juga dengan karakter dari pembalap yang mengendarai motornya.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Flashback: Begini Sejarah Lahirnya Akademi VR46 hingga Menjadi Tim di MotoGP

Flashback: Begini Sejarah Lahirnya Akademi VR46 hingga Menjadi Tim di MotoGP

Sport | Rabu, 24 Agustus 2022 | 08:30 WIB

Honda Raih Pemesanan 1.965 Unit Sepanjang GIIAS 2022 Berlangsung

Honda Raih Pemesanan 1.965 Unit Sepanjang GIIAS 2022 Berlangsung

Otomotif | Selasa, 23 Agustus 2022 | 21:11 WIB

Maverick Vinales Sebut Salah Pilih Ban di MotoGP Austria 2022

Maverick Vinales Sebut Salah Pilih Ban di MotoGP Austria 2022

Sport | Selasa, 23 Agustus 2022 | 21:30 WIB

Terkini

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

×