Indonesia Jadi Tuan Rumah, Berikut Daftar Negara yang Pernah Juara Piala Dunia Basket

Reky Kalumata

Selasa, 08 Agustus 2023 | 18:06 WIB
Indonesia Jadi Tuan Rumah, Berikut Daftar Negara yang Pernah Juara Piala Dunia Basket
Mantan pemain bola basket Spanyol dan Anggota Dewan Pusat FIBA ​​​​Jorge Joaquin Garbajosa menempatkan trofi di atas panggung saat pengundian resmi Piala Dunia Bola Basket FIBA ​​​​di Araneta Coliseum di Kota Quezon pada 29 April 2023. JAM STA ROSA/AFP

Suara.com - Melihat daftar negara yang pernah memenangi Piala Dunia Basket atau FIBA World Cup, jelang berlangsungnya ajang ini di Indonesia selaku tuan rumah.

Dalam waktu dekat, Indonesia akan menyambut gelaran Piala Dunia Basket 2023 atau FIBA World Cup 2023 yang akan dijadwalkan berlangsung sejak 24 Agustus hingga 10 September 2023.

Indonesia tak sendiri dalam menjadi tuan rumah. Tercatat, Tanah Air menjadi tuan rumah bersama dua negara lainnya, yakni Filipina dan Jepang.

Terpilihnya Indonesia-Filipina-Jepang sebagai tuan rumah tak lepas dari mundurnya Argentina-Uruguay dalam proses Bidding.

Tak ayal, Piala Dunia Basket untuk pertama kalinya akan digelar di lebih dari satu negara pada tahun 2023 atau edisi ke-19 tersebut.

Karena ada tiga negara yang jadi tuan rumah, maka fase grup Piala Dunia Basket 2023 akan dibagi, di mana Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi dua grup, yakni grup G dan grup H.

Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi Spanyol, Brasil, Iran, serta Partai Gading dari grup G dan Kanada, Prancis, Latvia, Lebanon dari grup H.

Selain itu, Indonesia akan menjadi tuan rumah ronde kedua dan kualifikasi. Sehingga Nusantara akan menggelar total 20 pertandingan.

Total 20 pertandingan itu rencananya akan digelar di Indonesia Arena, sebuah arena olahraga yang baru dibangun di sekitar Komplek Gelora Bung Karno.

baca juga

Jelang menyambut Piala Dunia Basket 2023, menarik melihat daftar negara yang pernah menjuarai ajang empat tahunan tersebut.

Berikut daftar negara yang pernah menjuarai Piala Dunia Basket atau FIBA World Cup sejak pertama kali digelar pada tahun 1950 silam:

1. Amerika Serikat: 5 Kali (1954, 1986, 1994, 2010, dan 2014)
2. Yugoslavia: 5 Kali (1970, 1978, 1990, 1998, dan 2002)
3. Uni Soviet: 3 Kali (1967, 1974, dan 1982)
4. Brasil: 2 Kali (1959 dan 1963)
5. Spanyol: 2 Kali (2006 dan 2019)
6. Argentina: 1 Kali (1950)

(Penulis: Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laga Internasional Syarat Timnas Basket Indonesia Main di FIBA World Cup

Laga Internasional Syarat Timnas Basket Indonesia Main di FIBA World Cup

Sport | Minggu, 06 Agustus 2023 | 17:40 WIB

FIBA Larang Timnas Basket Putra Rusia dan Belarusia Ikut Kualifikasi Olimpiade 2024

FIBA Larang Timnas Basket Putra Rusia dan Belarusia Ikut Kualifikasi Olimpiade 2024

Sport | Rabu, 19 April 2023 | 22:20 WIB

Perbasi Sebut akan Banyak Agenda Internasional di IMS GBK Usai FIBA World Cup 2023

Perbasi Sebut akan Banyak Agenda Internasional di IMS GBK Usai FIBA World Cup 2023

Sport | Rabu, 08 Februari 2023 | 21:48 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×