Perjalanan Karier Herry IP: Pelatih Ganda Putra Legendaris Kini Dilirik Malaysia?

M. Reza Sulaiman

Kamis, 26 Desember 2024 | 13:39 WIB
Perjalanan Karier Herry IP: Pelatih Ganda Putra Legendaris Kini Dilirik Malaysia?
Profil Herry IP, Dilirik Malaysia Usai Hengkang dari PBSI (Instagram/herry_ip)

Suara.com - Herry Iman Pierngadi atau Herry IP adalah sosok pelatih legendaris yang memiliki peran besar dalam kesuksesan ganda putra Indonesia di dunia bulu tangkis. Dikenal dengan julukan "Coach Naga Api", ia berhasil mencetak banyak prestasi di ajang internasional. Seperti apa profil dan perjalanan karier Herry IP?

Herry IP baru saja hengkang dari Pelatnas PBSI. Meskipun telah menghabiskan lebih dari 30 tahun mengabdi kepada PBSI, Herry memutuskan untuk mundur pada tahun 2025, menandakan berakhirnya masa baktinya di Pelatnas.

Setelah mengundurkan diri dari PBSI, Herry IP menerima tawaran untuk melatih tim ganda putra Malaysia. Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) telah menghubunginya untuk bergabung sebagai pelatih ganda putra, menggantikan Tan Bin Shen yang akan bergabung dengan Hong Kong pada Januari 2025.

Herry mengungkapkan bahwa ia sangat terbuka untuk mempertimbangkan tawaran tersebut jika kesepakatannya sesuai. Selain Malaysia, China juga dilaporkan tertarik menggunakan jasanya sebagai pelatih ganda putra. Hal ini menunjukkan betapa besar pengaruh Herry dalam dunia bulu tangkis internasional.

Profil Herry IP

Lahir di Pangkal Pinang pada 21 Agustus 1962, Herry IP dikenal karena tangan dinginnya dalam melahirkan pasangan-pasangan ganda putra terbaik dunia, yang telah mencatatkan prestasi gemilang di kancah internasional.

Herry IP menikah dengan Loa Kim Fun, dan mereka dikaruniai tiga anak, yaitu Stevanus Iman Pierngadi, Cintia Maria, dan Karen Aprilia.

Herry tidak memiliki latar belakang sebagai pemain bulu tangkis profesional. Namun, ia memiliki lisensi pelatih dan menyelesaikan pendidikan di IKIP Jakarta, yang kini menjadi Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Sepanjang kariernya, Herry telah mengantarkan banyak anak didiknya meraih medali emas di Olimpiade, Kejuaraan Dunia, dan berbagai turnamen bergengsi lainnya.

baca juga

Perjalanan Karier Herry IP

Perjalanan Herry IP di dunia bulu tangkis dimulai pada tahun 1989, saat ia pertama kali bergabung sebagai pelatih di klub Tangkas. Dedikasinya yang tinggi terhadap olahraga ini membawanya untuk melangkah lebih jauh.

Pada tahun 1993, Herry bergabung dengan Pelatnas PBSI sebagai pelatih pratama. Keahliannya dalam melatih atlet bulu tangkis dengan penuh ketekunan dan komitmen membuatnya dipromosikan menjadi pelatih ganda putra pada tahun 1999.

Di sinilah Herry mulai menunjukkan kemampuan luar biasa dalam membina pasangan-pasangan ganda putra berkelas dunia, mencetak prestasi demi prestasi yang membanggakan bangsa.

Selama lebih dari dua dekade, Herry IP berhasil melahirkan sejumlah pasangan ganda putra yang menjadi kekuatan utama Indonesia di pentas dunia. Sebagai pelatih, Herry berhasil membawa anak didiknya meraih medali emas di Olimpiade.

Pasangan Candra Wijaya/Tony Gunawan meraih medali emas di Olimpiade Sydney 2000, sementara Markis Kido/Hendra Setiawan berhasil mengukir prestasi serupa di Olimpiade Beijing 2008. Keberhasilan ini hanya sebagian kecil dari daftar panjang prestasi yang diraih oleh pasangan-pasangan ganda putra Indonesia di bawah asuhan Herry.

Herry juga bertanggung jawab atas keberhasilan Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan, yang meraih medali emas Kejuaraan Dunia pada 2013 dan 2015, serta menorehkan prestasi di turnamen bergengsi lainnya seperti All England dan Indonesia Open.

Tidak hanya itu, pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang sempat merajai peringkat ganda putra dunia, juga menjadi bukti keberhasilan Herry dalam membimbing atlet dengan potensi besar.

Meskipun karier Herry IP penuh dengan prestasi, perjalanan sebagai pelatih tidak selalu mulus. Ia menghadapi berbagai tantangan, termasuk gaji yang minim saat pertama kali bergabung dengan PBSI, yang hanya sebesar Rp400 ribu per bulan.

Selain itu, menjadi pelatih bukanlah hal yang mudah. Herry harus memahami karakteristik masing-masing anak didiknya yang memiliki latar belakang dan kepribadian yang berbeda-beda. Menangani perbedaan pendapat tentang program latihan juga menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapinya.

Herry juga menghadapi tantangan dalam menciptakan pola latihan yang tepat agar bisa mengembangkan potensi atlet dengan cara yang efektif. Semua kesulitan ini ia hadapi dengan penuh dedikasi dan tekad, yang pada akhirnya mengantarkan Indonesia meraih kejayaan di dunia bulu tangkis.

Keputusan Herry untuk meninggalkan Pelatnas PBSI mungkin mengejutkan banyak pihak, namun dedikasi dan pencapaiannya akan terus dikenang. Sebagai pelatih yang telah melahirkan sejumlah pasangan ganda putra terbaik dunia, kontribusinya terhadap perkembangan bulu tangkis Indonesia tidak akan pernah terlupakan. Demikianlah informasi terkait profil Herry IP.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBSI Panggil 81 Atlet untuk Pelatnas 2025 Tahap Pertama

PBSI Panggil 81 Atlet untuk Pelatnas 2025 Tahap Pertama

Sport | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:52 WIB

PBSI Kudus Gelar Festival Bulu Tangkis, Masyarakatkan Olah Raga Tepok Bulu

PBSI Kudus Gelar Festival Bulu Tangkis, Masyarakatkan Olah Raga Tepok Bulu

Sport | Senin, 16 Desember 2024 | 09:44 WIB

Berebut Poin ke BWF World Tour Finals di Kumamoto Masters, PBSI Kirim 17 Wakil

Berebut Poin ke BWF World Tour Finals di Kumamoto Masters, PBSI Kirim 17 Wakil

Your Say | Senin, 11 November 2024 | 14:05 WIB

Terkini

Pemutihan Pajak itu seperti Apa?

Pemutihan Pajak itu seperti Apa?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 10:10 WIB

Pesanan UMKM Solo di Tokopedia-TikTok Shop Naik 57 Persen, Konten Jadi Senjata Baru

Pesanan UMKM Solo di Tokopedia-TikTok Shop Naik 57 Persen, Konten Jadi Senjata Baru

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 10:08 WIB

Tan Cheng Hoe Puji Taktik Bertahan Timnas Indonesia Usai Malaysia Ditahan Imbang

Tan Cheng Hoe Puji Taktik Bertahan Timnas Indonesia Usai Malaysia Ditahan Imbang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 10:07 WIB

Beban Lapangan dan Riuh Tribun: Menjadikan SUGBK Benteng Timnas

Beban Lapangan dan Riuh Tribun: Menjadikan SUGBK Benteng Timnas

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:05 WIB

Thom Haye Diusir Wasit, Kevin Diks Pasang Badan: Dia Tidak Melakukannya dengan Sengaja

Thom Haye Diusir Wasit, Kevin Diks Pasang Badan: Dia Tidak Melakukannya dengan Sengaja

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 09:57 WIB

5 Sepatu Lari Mills Size Besar hingga 46, Nyaman untuk Kaki Lebar dan Daily Run

5 Sepatu Lari Mills Size Besar hingga 46, Nyaman untuk Kaki Lebar dan Daily Run

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 09:53 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Lagi Diobral Jadi Rp2,58 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Lagi Diobral Jadi Rp2,58 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:52 WIB

Harga Pangan 29 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp109 Ribu, Naik 13,72 Persen

Harga Pangan 29 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp109 Ribu, Naik 13,72 Persen

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:50 WIB

Shin Tae-yong Menggema di Stadion GBK, Kevin Diks Tidak Senang

Shin Tae-yong Menggema di Stadion GBK, Kevin Diks Tidak Senang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 09:50 WIB

17.628 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan 37 Agenda di Jakarta

17.628 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan 37 Agenda di Jakarta

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:45 WIB

×