100 Hari Masa Kerja PBSI 2024-2028 Disorot: Prestasi Gersang, Kapan Program Komunitas Berjalan?

Arief Apriadi

Jum'at, 28 Februari 2025 | 20:05 WIB
100 Hari Masa Kerja PBSI 2024-2028 Disorot: Prestasi Gersang, Kapan Program Komunitas Berjalan?
Pebulu Tangkis Ganda Putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto saat melawan Pebulu Tangkis Ganda Putra Malaysia Man Wei Chong dan Kai Wun Tee menunjukan medali dan piala usai pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (26/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sejumlah penggemar dan influencer bulu tangkis Indonesia melontarkan kritik terhadap Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) periode 2024-2028.

Mereka menilai belum ada perkembangan positif yang signifikan dalam 100 hari kepengurusan PBSI di bawah pimpinan Muhammad Fadil Imran sejak dilantik pada 30 November 2024 di Hotel Royal Ambarukmo, Yogyakarta.

Salah satu visi Fadil Imran sebagai Ketua Umum PP PBSI adalah menjadikan bulu tangkis sebagai sumber kebanggaan dan kegembiraan masyarakat Indonesia. Visi ini diusung untuk membawa kembali kejayaan bulu tangkis Indonesia di tingkat dunia.

Namun, jelang 100 hari masa kepemimpinannya, bulu tangkis Indonesia dinilai belum sepenuhnya kembali menjadi kebanggaan dan sumber kebahagiaan bagi masyarakat.

Sepanjang awal tahun ini, tim Indonesia memang berhasil menjuarai Badminton Asia Mixed Team Championships atau Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia 2025 dengan membungkam China 3-1 pada 16 Februari lalu.

Namun, di turnamen individual, bulu tangkis Indonesia tak bertaji, khususnya di level BWF World Tour Super 300 ke atas.

Tercatat, baru satu wakil yang menjadi juara yakni pasangan ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti di Thailand Masters pada 2 Februari lalu.

Sementara empat wakil lain menjadi juara di turnamen BWF level rendah yakni Singapore International yang "hanya" masuk kategori International Challenge.

Situasi tersebut membuat bulu tangkis Indonesia belum bisa dikatakan kembali bangkit pasca periode buruk dalam beberapa tahun terakhir.

baca juga

Pasalnya, prestasi di nomor beregu tidak diikuti oleh pencapaian signifikan di nomor perseorangan seri BWF.

Indonesia Open Sepi Penonton Jadi Gunjingan, Warganet Senggol Harga Tiket Terlalu Mahal. [tangkapan layar TikTok]
Indonesia Open Sepi Penonton Jadi Gunjingan, Warganet Senggol Harga Tiket Terlalu Mahal. [tangkapan layar TikTok]

CMO Badmintalk, Virgiawan Alfianto, mengamini bahwa menurunya prestasi wakil-wakil Indonesia turut memengaruhi kebahagiaan mereka sebagai pecinta bulu tangkis.

Menurutnya, kebahagiaan dalam bulu tangkis di bagi dua aspek utama yakni bermain dan menonton. "Ini berdampak langsung ke komunitas yang suka main bareng (mabar)," ujarnya.

Kebahagiaan menonton wakil-wakil Merah Putih berlaga kini disebut Virgiawan atau yang akrab disapa Ian itu menurun drastis akibat paceklik gelar yang terjadi.

"Sekarang banyak anggota komunitas yang hanya tertarik bermain bulu tangkis, tidak tertarik menonton karena prestasi kita sedang gersang. Padahal komunitas adalah garda terdepan dalam memasyarakatkan bulu tangkis," kata Ian.

Langkah PBSI membentuk jabatan struktural Subbid Pengembangan Komunitas diapresiasi oleh komunitas. Sayangnya, dalam 100 hari pertama kepengurusan, belum ada kejelasan terkait program komunitas yang akan dijalankan.

"Badmintalk siap membantu PBSI jika ada program yang melibatkan komunitas," tegas Ian, yang mengelola akun dengan 1,1 juta pengikut di Instagram dan 733 ribu pengikut di X (Twitter).

Sementara itu, Muhammad Hifni Farhan Mubarok Malik, atau yang akrab disapa Farhan, adalah salah satu penggemar bulu tangkis yang aktif di media sosial. Pria asal Garut, Jawa Barat, ini merupakan seorang guru madrasah yang juga mengelola akun Instagram ina_badminton sejak 2015, dengan lebih dari 308 ribu pengikut.

Menurut Farhan, kebahagiaan sebagai BL dan pegiat komunitas media sosial bulu tangkis belum ia rasakan sepenuhnya. Ia menyoroti bahwa PBSI masih memandang sebelah mata pegiat media sosial bulu tangkis Indonesia.

Farhan bahkan rela menyisihkan pendapatannya untuk menghadiri turnamen besar seperti Indonesia Open atau Indonesia Masters. "Harga tiketnya selalu mahal. Bahkan saya menginap di masjid untuk menghemat biaya," ujarnya.

Pada Januari lalu, harapan sempat muncul saat PBSI membuka peluang kolaborasi dengan kreator konten bulu tangkis dalam ajang Daihatsu Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta. Namun, keputusan PBSI justru memilih akun dengan jumlah pengikut di bawah 5 ribu dan yang tidak aktif membahas bulu tangkis.

"Kami ini tidak digaji. Kami juga bukan pesaing akun medsos PBSI. Kami ini hanya akun kecil yang murni dari Badminton Lovers yang cinta bulu tangkis Indonesia," ungkapnya. Dengan situasi prestasi yang tengah lesu, Farhan berjuang agar bulu tangkis tetap diminati dan tidak kehilangan pamor di Indonesia.

Menanggapi berbagai keluhan yang muncul, Pengurus Bidang Humas PBSI, Dadi Krismantono, menegaskan bahwa PBSI berusaha mendengar kritik dan keluhan terkait prestasi maupun penyelenggaraan turnamen.

"Ini faktor kompleks. Kami akan mengerjakan apa yang bisa kami lakukan dalam ranah PBSI, seperti tidak menaikkan harga tiket dan meningkatkan kemudahan dalam pembelian," kata Dadi.

Ia juga menekankan bahwa prestasi atlet dipengaruhi oleh banyak faktor. "Di lapangan, segala kemungkinan bisa terjadi. Tapi kami tetap bekerja memperbaiki aspek yang dapat kami jangkau," lanjutnya.

Dadi juga menyoroti momentum kemenangan Indonesia di Thailand Masters dan Badminton Asia Mixed Team Championship sebagai momen positif yang bisa meningkatkan animo masyarakat terhadap bulu tangkis.

"Kami mendengarkan dan mengamati keluhan fans. Kami coba kerjakan yang bisa kami kerjakan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Open 2025 di Indonesia Arena? PBSI Buka Suara

Indonesia Open 2025 di Indonesia Arena? PBSI Buka Suara

Sport | Jum'at, 28 Februari 2025 | 16:08 WIB

Aman, Pelatnas Bulu Tangkis Dipastikan Tidak Terdampak Efisiensi

Aman, Pelatnas Bulu Tangkis Dipastikan Tidak Terdampak Efisiensi

Sport | Kamis, 20 Februari 2025 | 16:43 WIB

Thailand Masters 2025: Putri KW Melaju ke 16 Besar usai Bungkam Wakil Hong Kong

Thailand Masters 2025: Putri KW Melaju ke 16 Besar usai Bungkam Wakil Hong Kong

Sport | Rabu, 29 Januari 2025 | 13:51 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×