Disebut Tidak Sportif, Viral Pemain Badminton PB Exist Diduga Remas Shuttlecock Saat Bertanding

Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 21 April 2025 | 13:22 WIB
Disebut Tidak Sportif, Viral Pemain Badminton PB Exist Diduga Remas Shuttlecock Saat Bertanding
Disebut Tidak Sportif, Viral Pemain Badminton PB Exist Diduga Remas Shuttlecock (TikTok)

Suara.com - Sebuah video dari turnamen Sirnas B Kepulauan Riau 2025 mendadak viral dan menjadi sorotan publik setelah diunggah oleh akun TikTok @sayhaha_. 

Dalam video tersebut, tampak momen pertandingan yang begitu krusial, laga perempat final Tunggal Pemula Putra (TPA) antara PB Exist dan PB Djarum sedang berlangsung. 

Kedua klub ternama ini bertemu dalam pertandingan yang berlangsung sengit hingga rubber set. Namun bukan hanya ketegangan pertandingan yang menjadi bahan pembicaraan, melainkan aksi kontroversial dari salah satu pemain muda yang akhirnya mencuri perhatian seluruh jagat maya.

Di poin kritis, saat skor berada di posisi 19-20, pemain dari PB Exist diduga meremas shuttlecock sebelum reli dimulai. Aksi ini diduga kuat bertujuan untuk mengubah arah atau kecepatan shuttlecock demi keuntungan pribadi. 

Hasilnya, sang pemain meraih poin dan menutup pertandingan dengan kemenangan 21-19. Sontak, pelatih dan pemain dari kubu PB Djarum melayangkan protes keras kepada umpire.

Namun, protes itu tak digubris, dan pertandingan berakhir tanpa perubahan keputusan. Video tersebut langsung memancing reaksi panas dari netizen. Komentar pun membanjiri berbagai platform media sosial.

Beberapa mengecam, beberapa membela, namun satu hal yang pasti, masyarakat peduli terhadap sportivitas dalam olahraga, bahkan di level junior sekalipun.

Akun @yul**** menuliskan, “Ko bisa ya anak sekecil itu punya pikiran sejauh itu. Heyyyy Dirga... km tuh pemain bagus. Sayang sekali, demi sebuah kemenangan km kotori prestasi km dgn cara licik seperti itu.” 

Sementara @user18**** mengutip langsung dari aturan resmi BWF, “Menurut aturan Badminton World Federation (BWF) pada Law 16.6.2, seorang pemain dilarang sengaja merusak atau mengubah shuttlecock untuk memengaruhi kecepatan atau arahnya. Jika ini terjadi, itu dianggap fault, dan lawan akan mendapatkan poin dari reli tersebut.”

Namun tak sedikit pula yang berargumen bahwa kejadian seperti ini adalah bagian dari “permainan” di lapangan.

“Wkwkwkwk pada debat amat ya, ituu bagian dari permainan udah biasa kayak gituu,” tulis akun @ali****. 

Pandangan ini langsung mengundang perdebatan lebih lanjut, apakah menang dengan cara apapun sah-sah saja? Atau adakah batas moral yang tidak boleh dilanggar demi meraih piala?

Klarifikasi PB Exist

Pihak PB Exist sendiri tidak tinggal diam. Melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh Ketua Harian Harry Hartono, mereka menegaskan bahwa klub tidak mentolerir bentuk kecurangan apapun. 

Atlet yang bersangkutan telah ditegur keras dan tidak diizinkan bertanding di babak semifinal—bahkan sebelum video itu viral.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjual Batik Ganteng Ini Viral di TikTok, Digoda Netizen Sampai Salting Saat Live

Penjual Batik Ganteng Ini Viral di TikTok, Digoda Netizen Sampai Salting Saat Live

Lifestyle | Senin, 21 April 2025 | 12:11 WIB

Profil PT Melia Sehat Sejahtera yang Viral Diduga Lakukan Pemaksaan, Siapa Pemiliknya?

Profil PT Melia Sehat Sejahtera yang Viral Diduga Lakukan Pemaksaan, Siapa Pemiliknya?

Bisnis | Minggu, 20 April 2025 | 10:23 WIB

Rela Iuran Selama 3 Tahun, Warga Grobogan Lakukan Perbaikan Jalan Mandiri

Rela Iuran Selama 3 Tahun, Warga Grobogan Lakukan Perbaikan Jalan Mandiri

News | Jum'at, 18 April 2025 | 15:51 WIB

Terkini

Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026

Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026

Sport | Senin, 30 Maret 2026 | 11:00 WIB

Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026

Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026

Sport | Senin, 30 Maret 2026 | 10:56 WIB

Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima

Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima

Sport | Senin, 30 Maret 2026 | 10:53 WIB

PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung

PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung

Sport | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:26 WIB

Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat

Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat

Sport | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:30 WIB

Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat

Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat

Sport | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:25 WIB

Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026

Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026

Sport | Kamis, 26 Maret 2026 | 06:49 WIB

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:11 WIB

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:06 WIB

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:02 WIB