7 Pebulu Tangkis Indonesia Diduga Terlibat Pengaturan Skor: PBSI Belum Tahu, PB Djarum Akui

Arief Apriadi

Rabu, 01 Oktober 2025 | 14:50 WIB
7 Pebulu Tangkis Indonesia Diduga Terlibat Pengaturan Skor: PBSI Belum Tahu, PB Djarum Akui
Logo Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). [Twiter@bwfmedia]
baca 10 detik

 

  • Tujuh atlet bulu tangkis Indonesia diduga terlibat pengaturan skor, tiga di antaranya disebut pemain nasional.
  • PBSI mengaku belum tahu, sementara PB Djarum membenarkan ada atlet mereka yang terseret kasus.
  • Kasus ini mengingatkan pada skandal serupa tahun 2021 saat delapan atlet Indonesia dihukum BWF.

Suara.com - PP PBSI, melalui Wakil Ketua Umum III, Armand Darmadji, mengaku belum mengetahui kasus pengaturan skor yang melibatkan pebulu tangkis  Indonesia. Di sisi lain, PB Djarum membenarkan atletnya terlibat dalam kasus tersebut.

Isu pengaturan skor yang disebut-sebut melibatkan tujuh atlet bulu tangkis Indonesia, termasuk dari klub bulu tangkis besar Tanah Air, tengah ramai di media sosial.

“Saya juga baru mendengar info terkait hal tersebut,” kata Armand Darmadji kepada awak media via pesan singkat.

Di sisi lain, Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengonfirmasi bahwa atlet mereka terlibat dalam kasus tercela tersebut.

“Iya benar, ada anak [PB] Djarum],” ujar Yoppy kepada awak media saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (1/1/2025).

“Tapi siapanya saya belum tahu secara detail.”

Yoppy sendiri menyebut PBSI sejauh ini belum menghubungi PB Djarum. Pihaknya akan menunggu sikap federasi bulu tangkis nasional itu.

“[PBSI] belum [menghubungi]. [Soal investigasi?] tidak lah, itu bukan kewenangan kita,” tambah sosok yang juga Program Director Djarum Foundation itu.

Lebih jauh, Yoppy memastikan PB Djarum akan mematuhi proses atau aturan yang berlaku terkait kasus ini.

baca juga

“Kami pada dasarnya akan mengikuti proses peraturan yang berlaku dari yang berwenang,” tutup Yoppy.

Kabar adanya tujuh atlet bulu tangkis Indonesia yang terlibat pengaturan skor pertama kali muncul melalui media sosial, lewat salah satu akun Instagram yang membahas seputar bulu tangkis nasional dan internasional.

Bahkan, dari tujuh atlet bulu tangkis tersebut, tiga diantaranya disebut sebagai atlet nasional yang sudah sering mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Ini bukan kali pertama bulu tangkis Indonesia digegerkan oleh kasus pengaturan skor para atletnya. Pada 2021, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menghukum delapan atlet Indonesia akibat kasus match fixing.

Para pebulu tangkis tersebut adalah Hendra Tandjaya, Ivandi Danang, Androw Yunanto, Sekartaji Putri, Mia Mawarti, Fadilla Afni, Aditiya Dwiantoro, dan Agripinna Prima Rahmanto Putra.

Mereka terbukti melakukan pengaturan skor ketika berkompetisi di ajang internasional level rendah yang sebagian besar terjadi di kawasan Asia sepanjang 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Superliga Junior 2025: PB Djarum Pertahankan Piala Liem Swie King usai Bungkam Dramatis Jaya Raya

Superliga Junior 2025: PB Djarum Pertahankan Piala Liem Swie King usai Bungkam Dramatis Jaya Raya

Sport | Senin, 22 September 2025 | 08:13 WIB

Superliga Junior 2025: Adu Gengsi PB Djarum vs Jaya Raya di Final U-19

Superliga Junior 2025: Adu Gengsi PB Djarum vs Jaya Raya di Final U-19

Sport | Minggu, 21 September 2025 | 10:38 WIB

Ambisi Thailand Rebut Piala Susy Susanti dan Liem Swie King di Superliga Junior 2025

Ambisi Thailand Rebut Piala Susy Susanti dan Liem Swie King di Superliga Junior 2025

Sport | Kamis, 18 September 2025 | 21:25 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×