Didukung KONI, Erick Thohir Didesak Beri Sanksi Tegas Kasus Dugaan Pelecehan Atlet Panjat Tebing

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 03 Maret 2026 | 09:18 WIB
Didukung KONI, Erick Thohir Didesak Beri Sanksi Tegas Kasus Dugaan Pelecehan Atlet Panjat Tebing
Erick Thohir (Antara)
baca 10 detik
  • KONI dan Kemenpora bersatu mengusut tuntas dugaan pelecehan seksual pelatih panjat tebing HB.

  • Menpora Erick Thohir siapkan sanksi seumur hidup dan jalur hukum bagi pelaku pelecehan atlet.

  • Layanan pengaduan resmi via email telah dibuka untuk melindungi privasi atlet korban kekerasan.

Suara.com - Kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan terhadap atlet panjat tebing oleh oknum pelatih berinisial HB terus menjadi sorotan. Terbaru, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemnepora) didukung penuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat untuk sanksi pelaku semaksimal mungkin.

Langkah Kemenpora bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dalam menelusuri kasus ini mendapat dukungan penuh KONI Pusat.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menyatakan komitmennya untuk mendukung proses pendalaman fakta yang sedang dilakukan pemerintah dan federasi terkait.

"Saya selaku Ketua Umum KONI Pusat, memberikan dukungan untuk Kemenpora dan FPTI dalam upaya pendalaman atas dugaan pelecehan seksual oleh salah satu pelatih," kata Marciano Norman kepada awak media.

Ia menegaskan, praktik pelecehan seksual tak boleh mendapat ruang dalam dunia olahraga nasional. 

Menurutnya, tindakan semacam itu bertentangan dengan nilai dasar olahraga yang menjunjung sportivitas, saling menghormati, serta kepatuhan terhadap aturan.

“Atlet, pelatih dan ofisial adalah Patriot Olahraga Indonesia yang harus dilindungi," sebut Marciano.

KONI Pusat juga menekankan pentingnya penegakan sanksi tegas apabila pelaku terbukti bersalah. Langkah ini dinilai krusial demi menjaga marwah olahraga Indonesia sekaligus memberi efek jera.

"Apabila terbukti terjadi, sanksi tegas harus diberikan sesuai peraturan yang berlaku agar ke depan, hal tersebut tidak terulang," jelasnya. 

baca juga

"Prestasi yang telah dicapai dan membanggakan harus diimbangi dengan keteladanan sebagai pelatih, bukan tindakan tidak terpuji yang membuat para atlet, pelatih lain dan masyarakat olahraga kecewa," pungkas Marciano.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memastikan pihaknya akan mengusut tuntas dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang terjadi di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas) panjat tebing.

Ia bahkan menggagas pembukaan saluran pengaduan resmi bagi atlet yang pernah atau sedang menjadi korban kekerasan seksual. Laporan dapat dikirimkan melalui email [email protected] sebagai bagian dari komitmen perlindungan atlet.

“Saya akan pastikan kalau ada oknum-oknum yang melakukan pelecehan seksual kepada atlet kita, saya akan dorong tim bekerja keras untuk investigasi dan hukum seumur hidup (larangan terlibat di olahraga), dan kalau perlu dibawa ke polisi,” ujar Menpora Erick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversi Penulis Manga Joujin Kamen: Shogakukan Hentikan Distribusi

Kontroversi Penulis Manga Joujin Kamen: Shogakukan Hentikan Distribusi

Your Say | Selasa, 03 Maret 2026 | 08:45 WIB

Apresiasi Langkah Menpora, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual

Apresiasi Langkah Menpora, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual

Sport | Senin, 02 Maret 2026 | 23:12 WIB

AFC Cegah Pelatih Iran Bahas Wafatnya Ali Khamenei di Piala AFC Putri 2026

AFC Cegah Pelatih Iran Bahas Wafatnya Ali Khamenei di Piala AFC Putri 2026

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 09:50 WIB

Terkini

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus  Rp100 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:35 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

×