- Polytron Indonesia Open 2026 mengusung konsep inovasi teknologi dan "Pesta Rakyat" dengan harga tiket yang lebih terjangkau bagi para penggemar di Istora Senayan.
- Penyelenggara menerapkan konsep keberlanjutan melalui penggunaan kendaraan listrik bagi mobilitas atlet papan atas dunia selama turnamen berlangsung pada Juni 2026.
- Indonesia akan menurunkan kombinasi pemain muda pelatnas dan senior non-pelatnas seperti Jonatan Christie demi mengejar prestasi maksimal di level BWF Super 1000.
Suara.com - Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026, Achmad Budiharto menegaskan ingin mengembalikan predikat terbaik dunia ke turnamen BWF World Tour Super 1000 itu.
Target itu membuat panitia melakukan banyak perubahan besar melalui integrasi kecanggihan teknologi dan konsep hiburan olahraga.
Indonesia Open 2026 dijadwalkan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada tanggal 2 hingga 7 Juni 2026 mendatang.
Panitia penyelenggara berkomitmen memberikan pengalaman berbeda bagi para pencinta bulu tangkis dengan menghadirkan inovasi digital serta akses tiket yang jauh lebih terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Pesta Rakyat" Bulu Tangkis dengan Inovasi Teknologi
![Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026, Achmad Budiharto (tengah) [dok.istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/14/20168-achmad-budiharto.jpg)
Konsep inovatif ini tidak hanya diterapkan pada jalannya pertandingan di lapangan, tetapi juga mencakup keseluruhan pengalaman pengunjung saat berada di area luar lapangan.
Budiharto menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai area interaktif serta aktivitas menarik yang dapat dinikmati oleh para pengunjung selama turnamen berlangsung.
Inovasi tersebut diharapkan mampu memperkaya pengalaman penonton sekaligus memperkuat daya tarik turnamen sebagai salah satu ajang bulu tangkis kasta tertinggi di kalender dunia.
Selain sisi teknologi, panitia berupaya memperluas akses bagi para penggemar fanatik dengan menetapkan harga tiket yang diklaim lebih bersahabat di kantong.
"Kami juga mengumumkan bahwa penjualan tiket akan dibuat lebih affordable agar makin banyak badminton lovers yang bisa datang langsung ke Istora dan merasakan atmosfer turnamen kelas dunia," ujar Budiharto dalam konferensi pers di Jakarta.
Dukungan Transportasi Listrik untuk Mobilitas Atlet
Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius panitia untuk menjadikan Indonesia Open sebagai “pesta rakyat bulu tangkis” yang inklusif bagi semua orang.
Dukungan penuh terhadap kesuksesan turnamen ini juga datang dari sponsor utama, Polytron, yang membawa pendekatan berbasis teknologi keberlanjutan.
Salah satu bentuk kontribusi nyata adalah penyediaan kendaraan listrik sebagai sarana mobilitas utama bagi para atlet papan atas dunia selama turnamen berlangsung.
Direktur Komersial Polytron, Tekno Wibowo, menegaskan bahwa keterlibatan pihaknya bukan sekadar pemberian sponsor biasa, melainkan bentuk dukungan untuk ekosistem olahraga nasional.