Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Arief Apriadi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB
Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026
136 atlet bertahan di Audisi Umum PB Djarum 2026 Makassar. Sejumlah peserta kembali berjuang setelah gagal di tahun sebelumnya demi Super Tiket. [Dok. PB Djarum]
baca 10 detik
  • Sebanyak 136 peserta tersisa dari total 233 atlet yang bersaing ketat pada hari kedua Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar pada Kamis (6/8).
  • Sejumlah peserta lama seperti Ubung dan Tika kembali berjuang untuk merebut Super Tiket setelah sempat gagal pada seleksi tahun sebelumnya di Kudus.
  • Tim pencari bakat Ari Yuli Wahyu Hartanto mengapresiasi mentalitas peserta dan menegaskan Super Tiket diberikan kepada atlet yang memenuhi kriteria teknik serta fisik.

Suara.com - Semangat pantang menyerah mewarnai ketatnya persaingan pebulu tangkis muda pada hari kedua Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar, Kamis (6/8).

Dari total 233 peserta, kini tersisa 136 atlet yang bersiap mengerahkan kemampuan terbaik demi merebut Super Tiket.

Menariknya, audisi tahun ini juga diikuti sejumlah wajah lama yang tak menyerah meski pernah mengalami kegagalan pada seleksi tahun-tahun sebelumnya.

Belajar dari Tiga Kali Kegagalan

Salah satu kisah inspiratif datang dari Kresensia Lembayung Ubung Mering, atau yang akrab disapa Ubung, yang kembali berjuang di kategori KU 12 Putri.

Gadis tersebut tercatat telah tiga tahun berturut-turut mengikuti Audisi Umum PB Djarum yang sebelumnya terpusat di Kudus.

Perjalanannya penuh liku, mulai dari terhenti di tahap screening pada 2023 hingga nyaris lolos sebelum gagal di tahap karantina pada audisi 2024.

Nasib kurang beruntung kembali menghampirinya pada 2025. Kondisi fisik yang tidak fit membuatnya gugur lebih awal di tahap screening.

Kini, siswi kelas VII itu memilih menjalani kesempatan terakhirnya di Kota Anging Mammiri. Ia menilai peluang lolos lebih terbuka dibandingkan bersaing di Kudus.

baca juga

“Dari pengalaman tiga tahun terakhir itu, saya mencoba evaluasi kekurangan diri sendiri untuk diperbaiki, terutama daya ledak, daya juang, dan mental bertanding,” kata atlet yang bernaung di PB Champion Klaten.

"Tahun ini saya memilih bersaing di Makassar karena peluang di KU 12 lebih terbuka untuk kembali melaju ke tahap karantina. Kalau di Kudus biasanya pesertanya jauh lebih banyak dan lawannya juga berat."

"Saya sangat ingin menjadi atlet PB Djarum untuk membuktikan bahwa saya bisa berprestasi, menjadi juara, dan membanggakan orangtua."

Kesempatan Kedua Sang Bintang Minahasa

Sikap pantang menyerah juga ditunjukkan Kartika Madelynne Tambahani yang bersaing di kategori KU 11.

Bagi atlet yang masih duduk di kelas V SD tersebut, ajang di GOR Dafest menjadi kesempatan kedua untuk membuktikan diri.

Pada edisi tahun lalu, langkah gadis yang akrab disapa Tika itu terhenti di babak 64 besar saat mengikuti audisi di Kudus.

“Di Kudus 2025 sampai di tahap turnamen 64 besar. Tahun ini saya ikut Audisi Umum di Makassar karena lebih dekat dari tempat saya tinggal di Minahasa," kata Tika.

"Dari dua pertandingan terakhir, saya yakin punya peluang besar mendapatkan Super Tiket dan menjalani tahap karantina di Kudus,” ujarnya.

Perjuangan Tika membawanya menembus semifinal setelah mengalahkan rekan satu klubnya dari Manguni Badminton Club, Leandra Early Helena Makarau, dengan skor 21-14 dan 21-10.

Meski melaju jauh, atlet yang mengidolakan Liliyana Natsir itu sadar masih memiliki sejumlah kekurangan teknis yang harus dibenahi jelang semifinal pada Jumat (7/8).

“Di pertandingan perempat final perasaan saya campur aduk karena harus melawan teman sendiri karena kami berasal dari klub yang sama," ujar Tika.

"Meskipun berhasil menang, pelatih mengatakan penampilan saya belum maksimal karena terlalu banyak memberikan kesempatan lawan mendapatkan poin. Saya juga masih ada kekurangan lain seperti servis yang banyak keluar dan permainan netting yang masih sering nyangkut,” tuturnya.

Tim Pencari Bakat Apresiasi Mental Peserta

Mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan para peserta mendapat apresiasi dari Ari Yuli Wahyu Hartanto, Pelatih Tunggal Putri PB Djarum sekaligus bagian dari tim pencari bakat.

Ia bangga melihat para peserta berani mengevaluasi diri dan kembali menantang batas kemampuan mereka.

“Kita bersyukur mereka masih mau kembali mengikuti Audisi Umum PB Djarum meskipun sempat mengalami kegagalan sebelumnya. Bisa jadi kegagalan yang sebelumnya karena belum memenuhi kriteria yang kami cari. Kami berharap mereka belajar dari pengalaman, berlatih lebih keras agar tujuan masuk ke PB Djarum bisa terwujud,” ucapnya.

Secara teknis, Wahyu menilai 76 atlet putri yang tersisa di audisi Makassar memiliki fondasi pukulan yang cukup menjanjikan.

Ia menegaskan, Super Tiket hanya akan diberikan kepada atlet yang mampu menggabungkan kualitas teknik, fisik prima, dan karakter petarung.

“Kalau untuk kriteria atlet putri, dasarnya tetap teknik pukulan, footwork, lalu daya juang. Menurut saya, atlet putri itu harus punya ketangguhan. Saya juga melihat dari sisi postur di Audisi Umum PB Djarum 2026 - Makassar cukup banyak pemain yang memiliki postur bagus untuk menjadi pemain. Jadi kalau tekniknya bagus, fisiknya menunjang, lalu karakternya kuat, dia akan punya peluang lebih besar untuk berkembang ke depannya,” ungkapnya.

Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar dijadwalkan berlangsung pada 4-8 Agustus 2026.

Pemilihan GOR Dafest, Sulawesi Selatan, sebagai lokasi seleksi menjadi bagian dari upaya penyelenggara menjaring bakat-bakat potensial dari Indonesia Timur demi masa depan bulu tangkis nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026

Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026

Sport | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:50 WIB

Bukan Sekadar Menang Trofi, Ini Cerita Atlet Muda Indonesia 'Guncang' Panggung Bulu Tangkis Asia Tenggara

Bukan Sekadar Menang Trofi, Ini Cerita Atlet Muda Indonesia 'Guncang' Panggung Bulu Tangkis Asia Tenggara

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:30 WIB

Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026

Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026

Sport | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:10 WIB

Jaring Bibit Unggul di Sumatra, 15 Atlet Muda Genggam Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026

Jaring Bibit Unggul di Sumatra, 15 Atlet Muda Genggam Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026

Sport | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:27 WIB

Terkini

5 Sunscreen Mengandung TXA untuk Memudarkan Flek Hitam Wanita

5 Sunscreen Mengandung TXA untuk Memudarkan Flek Hitam Wanita

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 18:08 WIB

Andre Taulany Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan dengan Amanda Rigby

Andre Taulany Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan dengan Amanda Rigby

Entertainment | Minggu, 20 September 2026 | 18:00 WIB

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:52 WIB

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:50 WIB

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:39 WIB

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:33 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:32 WIB

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 17:25 WIB

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:20 WIB

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:05 WIB

×