- Kontingen atlet tuli Indonesia menggalang donasi di Car Free Day untuk biaya kejuaraan Asia Pacific 2026 di Malaysia.
- Kemenpora menolak pendanaan karena alasan efisiensi dan pengajuan 100 proposal kepada pihak swasta juga tidak membuahkan hasil.
- Publik mengkritik Kemenpora karena anggaran sewa kendaraan pejabat eselon I mencapai Rp1,3 miliar sementara atlet kekurangan dana.
Asia Pacific Deaf Multi-Sport Championships 2026
Asia Pacific Deaf Multi-Sport Championships 2026 merupakan kejuaraan olahraga tingkat regional Asia-Pasifik yang khusus diikuti atlet tuli (deaf athletes).
Ajang ini diselenggarakan oleh Asia Pacific Deaf Sports Confederation (APDSC) dan pada 2026 akan berlangsung di Penang, Malaysia.
Ajang ini akan berlangsung pada 3–10 Oktober 2026 di Penang, Malaysia.
Cabang olahraga yang dipertandingkan pada ajang ini antara lain, atletik, bulu tangkis, catur, karate, dan tenis meja.
Indonesia sendiri sudah beberapa kali tampil dalam sejarah ajang olahraga tuli tingkat Asia-Pasifik.
Pada 1992 di Seoul, Korea Selatan: Indonesia termasuk 9 negara peserta.
Lalu 1996 di Kuala Lumpur, Malaysia: Indonesia kembali menjadi peserta, bersama 15 negara lainnya. Serta pada 2015 di Taiwan, atlet tuli Indonesia juga ikut bertanding.
Indonesia bukan pendatang baru di olahraga tuli Asia-Pasifik.
Bahkan Indonesia pernah menjadi tuan rumah 3rd Asia Pacific Deaf Badminton Championships di Samarinda pada 2010, dan Indonesia meraih gelar pada kejuaraan badminton APAC 2022 di Thailand.