Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

AS Siapkan Sanksi Brutal, Iran Ancam Tak Biarkan 1 Tetes Minyak Keluar dari Selat Hormuz

M Nurhadi

Senin, 24 Agustus 2026 | 09:53 WIB
AS Siapkan Sanksi Brutal, Iran Ancam Tak Biarkan 1 Tetes Minyak Keluar dari Selat Hormuz
Lautan Massa di Teheran Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam atas Kematian Ayatollah Khamenei [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia anjlok pada Senin (24/8/2026) akibat aksi ambil untung pelaku pasar global.
  • Amerika Serikat berencana mengumumkan sanksi ekonomi paling ketat terhadap Iran terkait konflik di Selat Hormuz.
  • Iran mengancam menghentikan seluruh ekspor minyak melalui Teluk Persia jika perang ekonomi AS terus berlanjut.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia mencatatkan penurunan tajam pada awal perdagangan Senin (24/8/2026). Koreksi ini dipicu oleh aksi ambil untung (profit-taking) oleh para pelaku pasar setelah lonjakan harga yang signifikan selama dua pekan terakhir, di tengah antisipasi pengetatan sanksi ekonomi Amerika Serikat terhadap Iran yang mengancam stabilitas pasokan energi global.

Kontrak berjangka minyak mentah jenis Brent sempat menguat 0,9 persen ke level USD 93,51 per barel pada pukul 19.43 ET (23.43 GMT), sebelum akhirnya bergerak pangkas menyusul reli harga lebih dari 5 persen sepanjang dua minggu terakhir.

Sementara itu, minyak mentah berjangka jenis West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat merosot 1,1 persen hingga menyentuh level USD 86,08 per barel.

Tekanan terhadap pasar energi terjadi menjelang pengumuman resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait paket sanksi ekonomi paling ketat yang pernah diberlakukan terhadap Tehran. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menegaskan dalam opini publiknya di Financial Times bahwa sebuah fase tekanan besar atau "D-Day Ekonomi" akan segera dihadapi oleh pihak Iran.

Pernyataan tegas Bessent mengemuka usai jajaran pejabat tinggi AS, termasuk Presiden Donald Trump, melontarkan peringatan mengenai intensifikasi perang ekonomi melawan negara tersebut.

Langkah ini dipicu oleh perselisihan dan kebuntuan militer yang berlarut-larut di kawasan strategis Selat Hormuz dan area sekitarnya. Detail sanksi baru tersebut dijadwalkan akan dipaparkan secara resmi oleh Bessent dalam konferensi pers pada Senin pukul 14.00 ET (18.00 GMT).

Merespons gertakan ekonomi dari Washington, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaee, memberikan peringatan balasan yang sangat keras.

Rezaee menegaskan bahwa "tidak ada satu tetes minyak pun yang akan diekspor" melalui Selat Hormuz maupun "wilayah mana pun di Teluk Persia" apabila perang ekonomi terhadap negaranya terus dilanjutkan.

Arus lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz dilaporkan semakin melambat pada pekan lalu seiring belum adanya tanda-tanda de-eskalasi ketegangan. Tehran mempertahankan kebijakan penutupan jalur perairan vital tersebut sebagai bentuk respons terhadap aksi permusuhan yang ditunjukkan oleh otoritas AS.

baca juga

Selat Hormuz menjadi titik krusial bagi ketahanan energi dunia mengingat kawasan penyeberangan ini menyalurkan sekitar 20 persen dari total pasokan minyak mentah global sebelum terjadinya eskalasi konflik.

Pelaku pasar pun terus bersiap mengantisipasi gangguan pasokan yang lebih lama setelah Washington mengisyaratkan potensi konflik berkepanjangan.

Di samping itu, eskalasi militer di Timur Tengah ini mengancam akan meluas ke wilayah perairan strategis lainnya, terutama di Laut Merah. Hal ini menyusul pengumuman blokade jalur laut terhadap Arab Saudi yang dirilis oleh kelompok Houthi di Yaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Dolar AS Keok Lagi, Rupiah Kian Perkasa ke Level Rp17.694

Dolar AS Keok Lagi, Rupiah Kian Perkasa ke Level Rp17.694

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:51 WIB

Iran Siapkan Rudal Generasi Baru Lawan Amerika Serikat, Hulu Ledak Canggih dan Presisi

Iran Siapkan Rudal Generasi Baru Lawan Amerika Serikat, Hulu Ledak Canggih dan Presisi

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:17 WIB

Iran Sindir Utang AS Bengkak saat Donald Trump Ancam Sanksi Ekonomi ke Teheran: Pengalihan Isu!

Iran Sindir Utang AS Bengkak saat Donald Trump Ancam Sanksi Ekonomi ke Teheran: Pengalihan Isu!

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Donald Trump: Negosiasi AS dan Iran Makin Rumit, Banyak Pemimpin Teheran Tewas

Donald Trump: Negosiasi AS dan Iran Makin Rumit, Banyak Pemimpin Teheran Tewas

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Dampak Perang AS-Iran, Pemerintah Didesak Tak Terus Bergantung Impor Pangan dan Energi

Dampak Perang AS-Iran, Pemerintah Didesak Tak Terus Bergantung Impor Pangan dan Energi

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:56 WIB

Terkini

AS Siapkan Sanksi Brutal, Iran Ancam Tak Biarkan 1 Tetes Minyak Keluar dari Selat Hormuz

AS Siapkan Sanksi Brutal, Iran Ancam Tak Biarkan 1 Tetes Minyak Keluar dari Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Yang Tersisa Usai Api Melalap Desa Adat Sade

Yang Tersisa Usai Api Melalap Desa Adat Sade

Foto | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Negara Tetangga Belum Kirim Nota Protes Meski Karhutla Kian Meluas

Negara Tetangga Belum Kirim Nota Protes Meski Karhutla Kian Meluas

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Garuda Pertiwi Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026, Timo Scheunemann Puji Mental Pemain

Garuda Pertiwi Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026, Timo Scheunemann Puji Mental Pemain

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:31 WIB

Iqro', Lagu yang Bikin Saya Mikir Ulang soal Kesombongan Sendiri

Iqro', Lagu yang Bikin Saya Mikir Ulang soal Kesombongan Sendiri

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:30 WIB

4 Zodiak Paling Hoki 24 Agustus 2026, Diprediksi Ketiban Rezeki dan Keberuntungan

4 Zodiak Paling Hoki 24 Agustus 2026, Diprediksi Ketiban Rezeki dan Keberuntungan

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:28 WIB

Romantis Sekaligus Realistis & Alasan Lain yang Bikin Harus Nonton Film "Dan Bandung" di Bioskop

Romantis Sekaligus Realistis & Alasan Lain yang Bikin Harus Nonton Film "Dan Bandung" di Bioskop

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:24 WIB

Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih

Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:17 WIB

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:15 WIB

×