- Pecatur asal DKI Jakarta, Laysa Latifah, meraih gelar Women Grand Master pada Olimpiade Catur 2026 di Uzbekistan.
- Ketua Percasi DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth memberikan bonus uang pembinaan sebesar Rp50 juta kepada Laysa pada 3 Oktober 2026.
- Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 yang diikuti 420 peserta resmi dibuka untuk mencari talenta baru pecatur berprestasi.
Andri mengapresiasi penyelenggaraan Kejurda Catur 2026 karena kompetisi seperti ini dinilai penting untuk meningkatkan kemampuan dan jam terbang para pecatur Jakarta.
“Insyaallah lewat ajang ini nantinya akan lahir pecatur-pecatur handal yang bisa meraih predikat GM seperti Laysa karena memang latihan yang terbaik adalah banyaknya pertandingan yang digelar. Semakin banyak pertandingan digelar semakin terbuka peluang untuk mendapatkan atlet berprestasi. Dengan kepemimpinan Pak Kenneth, insyaallah catur DKI akan bersinar,” kata Andri Yansah.
Sementara itu, Laysa mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Percasi DKI Jakarta. Ia menyebut bonus Rp50 juta tersebut menjadi sesuatu yang tidak disangka karena sebelumnya sudah mendapat banyak dukungan selama menjalani perjuangan meraih gelar WGM.
"Saya sangat berterima kasih kepada Pak Kenneth karena mungkin ini pertama kali saya mendapatkan bonus ini dan juga sudah banyak banget support-support yang telah diberikan beliau ketika saya keluar negeri, baik secara finansial ataupun support mental. Saya bersyukur punya pemimpin seperti Pak Kenneth," ucap Laysa yang juga mendapat dukungan dari Dewa United selama berjuang di Olimpiade Catur di Uzbekistan lalu.