- Menpora Erick Thohir resmi membuka Liga Padel Indonesia 2026 di Ancol, Jakarta, pada Selasa (6/10/2026).
- Kompetisi antarklub ini diadakan untuk memperkuat ekosistem olahraga, mencari talenta muda, dan mendukung pembinaan tim nasional.
- Penyelenggara menargetkan ekspansi kompetisi ke 12 wilayah potensial serta peningkatan jumlah peserta hingga 12 klub.
Suara.com - Setelah meraih prestasi yakni merebut satu medali perak dan satu perunggu di Asian Games 2026, cabang olahraga padel kini resmi memiliki liga profesional bertajuk Liga Padel Indonesia 2026 yang akan bergulir dari 5 Oktober 2026 hingga Januari 2027. Inisiatif itu mendapat apresiasi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.
Hal itu disampaikan Erick Thohir saat membuka Liga Padel Indonesia atau Indonesian Padel League 2026 di Bandeja Padel Arena, Ancol, Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Kehadiran kompetisi tersebut mendapat apresiasi pemerintah karena dinilai dapat berjalan beriringan dengan pembinaan tim nasional dan pengembangan industri olahraga.
Erick Thohir mengaku bangga melihat cabang olahraga yang relatif baru bagi Indonesia mampu menyumbangkan medali perak dan perunggu untuk kontingen Merah Putih di Asian Games 2026.
Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan perkembangan pembinaan atlet padel di Indonesia.
Liga dan Tim Nasional Harus Berjalan Beriringan
"Saya senang, bangga, dan bersyukur ketika banyak cabang olahraga mulai memikirkan dua sayap, satu liga dan satu tim nasional," ujar Erick Thohir dalam sambutannya.
Erick menilai kompetisi klub dan program tim nasional perlu berjalan beriringan untuk menjaga keberlanjutan pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga.
Menpora juga menyoroti regulasi Liga Padel Indonesia yang memungkinkan pemain asing dan lokal berada dalam satu tim.
Menurutnya, format tersebut dapat menjadi sarana bagi atlet Indonesia untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan dari pemain asing secara langsung.
"Ini juga merupakan bagian dari membangun atau mentransfer pengetahuan dari pemain asing dan Indonesia, ini adalah hal yang positif," terang mantan Presiden Inter Milan tersebut.
Liga Jadi Wadah Pencarian Talenta
Wakil Ketua Umum I PBPI Mochtar Sarman mengatakan Liga Padel Indonesia menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem padel nasional.
Kompetisi antarklub tersebut juga akan dimanfaatkan sebagai salah satu wadah pencarian atlet muda potensial.
Para pemain yang menunjukkan performa baik selama kompetisi berpeluang masuk ke dalam program pembinaan untuk dipersiapkan menuju level internasional.
"Ini adalah salah satu tempat di mana kita akan melihat talenta-talenta muda berbakat, sehingga kita dapat membina mereka lagi untuk membawa nama bangsa," papar Mochtar.
Selain pembinaan atlet, Direktur Liga Padel Indonesia Rudi Laksmana mengatakan kompetisi ini turut mendorong perkembangan industri olahraga.
Liga Padel Indonesia Targetkan Ekspansi
Rudi menjelaskan, ekosistem liga melibatkan berbagai pihak, mulai dari pelatih, wasit, penyedia sarana penunjang, hingga pelaku UMKM.
Saat ini, Liga Padel Indonesia diikuti 10 tim. Jumlah tersebut ditargetkan berkembang hingga maksimal 12 klub pada musim-musim berikutnya.
"Kami berharap jika kami terus menjalankan liga ini secara konsisten, selain mencari atlet untuk tim kami, ekosistem ini akan terus meningkatkan perekonomian di masyarakat," harap Rudi.
Olahraga padel juga terus berkembang di sejumlah kota besar di Indonesia. Penyelenggara Liga Padel Indonesia tengah menyiapkan ekspansi kompetisi ke 12 wilayah potensial.
Sejumlah wilayah yang masuk dalam rencana pengembangan tersebut antara lain Makassar, Kalimantan, Jawa Tengah, dan Bali.