- Ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri mewaspadai pasangan Thailand Peeratchai Sukphun dan Pakkapon Teeraratsakul.
- Kedua pasangan dijadwalkan bertanding pada babak perempat final Denmark Open 2026 di SJF Arena Odense hari Jumat.
- Fajar dan Fikri melaju ke perempat final setelah mengalahkan wakil tuan rumah Christian Faust Kjaer dan Rasmus Kjaer.
Suara.com - Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, mewaspadai kejutan pasangan Thailand Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul pada perempat final Denmark Open 2026 di SJF Arena, Odense, Denmark, Jumat.
Fajar menilai pasangan Thailand tersebut memiliki potensi besar dan bisa menjadi ancaman bagi para pemain unggulan.
“Menurut saya mereka bisa disebut kuda hitam dengan potensi sangat bagus ke depan. Dimulai dari sekarang, mereka akan terus memberikan kejutan-kejutan,” kata Fajar, dikutip dari PBSI, Kamis.
Kewaspadaan Fajar bukan tanpa alasan. Peeratchai/Pakkapon sebelumnya berhasil menyingkirkan pasangan China He Ji Ting/Ren Xiang Yu.
Mereka juga pernah mengalahkan Fajar saat masih berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto, serta pasangan Bagas Maulana/Fikri dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
“Jadi, pertandingan besok tidak akan mudah bagi kami. Kami harus terus fokus dan mencari kelemahan lawan,” ujarnya.
Fajar/Fikri melaju ke perempat final setelah mengalahkan wakil tuan rumah, Christian Faust Kjaer/Rasmus Kjaer, dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-10 pada babak 16 besar.
Fajar mengakui mereka sempat kesulitan pada gim pertama karena bermain di sisi lapangan yang kalah angin. Selain itu, permainan depan dan adu pukulan cepat (drive) pasangan Denmark membuat mereka kerepotan.
Namun, Fajar/Fikri mampu menemukan celah menjelang akhir gim pertama, salah satunya melalui servis Fikri yang beberapa kali mengecoh lawan.
“Alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran dan kemenangan,” tutur Fajar.