Sukabumi.suara.com – Pesulap merah baru-baru ini diketahui bukan hanya membongkar rahasia dukun dan santet, tapi juga membongkar cara kerja pawang hujan. Sontak, perhatian warganet langsung tertuju kepada Mba Rara, salah satu pawang hujan yang belakangan juga jadi pusat perhatian.
Pesulap merah atau Marcel Radhival sebelumnya mengungkap, jika pawang hujan bekerja dengan cara mengecek perkiraan cuaca dari BMKG. Apabila ternyata diperdiksi turun hujan, maka mereka (para pawang) akan menolak permintaan di hari yang dimaksud.
Hal tersebut diungkap saat Pesulap Merah hadir di kanal YouTube Arie Untung.
"Sebenernya untuk jadi pawang hujan di zaman sekarang gampang. Sekarang Bang Arie nih, tanggal berapa butuh penghujan? Tanggal 10 nih. 'Oh iya bentar ya, saya cek jadwal dulu'," jelas Pesulap Merah.
"Sebenernya nggak ngecek jadwal. Buka Google, ramalan cuaca tanggal 10. Kalau hujan bilang aja 'Oh saya sudah ada jadwal'. Kalo nggak hujan, berarti ada kesempatan nggak hujan," tambahnya lagi lagi.
Menanggapi hal tersebut, dalam kesempatan berbeda baru-baru ini Mbak Rara rupanya mengakui jika memang pawang hujan mengecek prediksi cuaca dari BMKG.
Hal tersebut ia sampaikan dalam program Diary The Onsu milik keluarga Ruben Onsu.
"Rara memang mengecek BMKG," ujarnya.
Bahkan ia juga mengungkap jika ada grup chat yang berisi para pawang hujan, dan mereka kerap membagikan ramalan cuaca BMKG.
Baca Juga: Hujan Deras Sebabkan Jalan di Cidahu Sukabumi Tertutup Longsor
Meski begitu, Rara menambahkan jika dirinya menyikapi dengan doa untuk meminta cuaca seperti yang diharapkan.
Lebih lanjut, saat ditanya apakah kebanyakan pawang hujan benar menolak saat sudah tahu jika cuaca akan turun hujan, Rara rupanya memiliki jawaban sendiri.
"Saya belum mengenal seperti itu. Karena pawang hujan yang saya tahu itu rata-rata yang saya kenal pemberani semua," imbuhnya.