Gak Pake Lama, Ngecas Kendaraan Listrik Masa Depan Hanya Butuh 10 Menit

Sukabumi

Rabu, 31 Agustus 2022 | 23:34 WIB
Gak Pake Lama, Ngecas Kendaraan Listrik Masa Depan Hanya Butuh 10 Menit
Ilustrasi pengecasan mobil listrik (Pat Gerber/Flickr)

Berbicara soal kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV), memang terus mengalami perkembangan dalam beberapa tahun terakhir. Namun isu soal pengisian daya, masih menjadi satu isu yang terus mengemuka.

Beberapa pakar terkait elektrifikasi menyatakan, bahwa EV generasi mendatang akan terus mengalami pembaruan. Bahkan durasi yang dibutuhkan untuk mengisi ulang daya baterai EV hanya butuh 10 menit hingga mencapai tingkat penuh 90 persen.

Namun, perlu diperhatikan pula jika baterai Lithium-ion pada EV jika diisi terlalu cepat, bisa menyebabkan baterai rusak. Selain masa pakai ikut berkurang, juga berpotensi dilakukan penggantian baterai yang harganya tak murah.

Akan tetapi, sekelompok peneliti telah menggunakan teknik machine learning untuk mempelajari usia baterai kendaraan listrik saat mengisi daya dalam kecepatan tinggi, namun hasilnya tetap aman.

Mereka membuat simulasi protokol pengisian daya yang memungkinkan pengisian daya ultra cepat tanpa merusak baterai kendaraan. Bahkan diklaim, sekitar lima tahun lagi teknologi ini sudah bisa tersedia untuk umum.

"Pengisian cepat adalah kunci untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan adopsi kendaraan listrik secara keseluruhan," kata Eric Dufek saat mempresentasikan hasil penelitian dalam pertemuan American Chemical Society, mengutip Carscoops.

Dufek menambahkan, temuan ini akan memungkinkan pengisian kendaraan menjadi sangat mirip jika dibandingkan pengisian di pompa bensin atau SPBU untuk mobil bermesin Internal Combustion Engine atau ICE.

Ia juga bilang bahwa memproduksi baterai yang dapat diisi lebih cepat tidak hanya akan membantu mengurangi waktu perjalanan bagi pengguna kendaraan listrik. Hal ini juga akan mendorong harga kendaraan listrik jadi lebih murah dan sudah barang tentu lebih efisien.

Lebih murah, karena pembuat mobil berpotensi menawarkan kendaraan dengan baterai yang lebih kecil di mana pengurangan jangkauan akan diimbangi dengan kemampuan untuk mengisi daya lebih cepat.

baca juga

"Karena sebagian besar masalah berat EV ada pada baterai, mengurangi ukuran kemasan juga mengurangi bobot kendaraan. Berarti motor perlu mengeluarkan lebih sedikit energi untuk menggerakkan mobil," pungkas Dufek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Oplet Sungai Musi Sekarang Gunakan Mobil Listrik

Oplet Sungai Musi Sekarang Gunakan Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 30 Agustus 2022 | 10:49 WIB

Cara Recharge Mobil Listrik Ini Tuai Keributan, Warganet: Si Eco-friendly

Cara Recharge Mobil Listrik Ini Tuai Keributan, Warganet: Si Eco-friendly

Jogja | Selasa, 30 Agustus 2022 | 09:41 WIB

Lisensi Produksi Mobil Listrik Terkena Penundaan,  Xiaomi Adakan Pembicaraan dengan Beijing Automotive Group Company

Lisensi Produksi Mobil Listrik Terkena Penundaan, Xiaomi Adakan Pembicaraan dengan Beijing Automotive Group Company

Otomotif | Senin, 29 Agustus 2022 | 17:14 WIB

Siap Ramaikan Pasar Mobil Listrik, Begini Manuver dari Xiaomi

Siap Ramaikan Pasar Mobil Listrik, Begini Manuver dari Xiaomi

Otomotif | Senin, 29 Agustus 2022 | 17:30 WIB

Ford Motor Company Konfirmasi Buat Mobil Listrik di Spanyol, Namun Tunda Produk Konvensional

Ford Motor Company Konfirmasi Buat Mobil Listrik di Spanyol, Namun Tunda Produk Konvensional

Otomotif | Senin, 29 Agustus 2022 | 15:36 WIB

Terkini

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:21 WIB

Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air

Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:19 WIB

Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip

Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:15 WIB

KPK Tahan Suhardiman Amby dalam Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan Sekda

KPK Tahan Suhardiman Amby dalam Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan Sekda

Foto | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:14 WIB

Kabut Asap TPA Jatiwaringin Sasar Pemukiman, 52 Warga Tangerang Dievakuasi

Kabut Asap TPA Jatiwaringin Sasar Pemukiman, 52 Warga Tangerang Dievakuasi

Banten | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:11 WIB

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:10 WIB

Sihir Nobar: Saat Orang Asing Menjadi Kawan Hanya Karena Satu Gol

Sihir Nobar: Saat Orang Asing Menjadi Kawan Hanya Karena Satu Gol

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:05 WIB

Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026

Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:05 WIB

Apa Saja yang Ditanyakan dalam Sensus Ekonomi?

Apa Saja yang Ditanyakan dalam Sensus Ekonomi?

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB

Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB

×