Kenali Cara Penanganan dan Gejala Cacar Monyet

Sukabumi

Jum'at, 02 September 2022 | 14:10 WIB
Kenali Cara Penanganan dan Gejala Cacar Monyet
Cacar monyet (monkeypox) (who.int)

Sukabumi.suara.com – Pada Rabu (31/08/2022), sempat ramai pemberitaan jika ada warga asal Lamongan, Jawa Timur yang diduga terpapar cacar monyet,. Namun setelah diperiksa, Dinas Kesehatan Lamongan mengatakan bahwa warga tersebut negatif cacar monyet. Dilihat dari hasil pemeriksaan, warga tersebut hanya menderita cacar biasa.

Berangkat dari kondisi tersebut, penting untuk mengetahui bagaimana sebenarnya gejala atau tanda cacar monyet, dan bagaimana cara penanganannya.

Monkey pox atau cacar monyet merupakan penyakit yang dapat menular sesama manusia. Awalnya penyakit ini menular dari monyet ataupun hewan pengerat yang menulari manusia.

Berdasarkan informasi WHO dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, monkey pox pertama kali menular kepada manusia pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo. Pasien yang terkena penyakit ini adalah anak laki-laki berusia 9 bulan.

Gejala yang ditimbulkan dari cacar monyet hampir sama dengan gejala pada cacar air. Lama gejala cacar monyet sendiri dapat berlangsung selama 2-4 minggu. Adapun gejala yang ditimbulkan berupa:

- Sakit kepala yang berat

- Lemas

- Demam

- Nyeri pada punggung

baca juga

- Nyeri otot

- Pembengkakan di daerah kelenjar getah bening seperti leher, ketiak, dan lipatan paha

- Serta munculnya ruam pada kulit.

Setelah muncul ruam pada kulit yang diikuti dengan bintik ataupun bercak merah, lalu adanya tonjolan maka itu disebut dengan papula. Papula berisi cairan jernih yang berangsur-angsur menjadi keruh karena terisi oleh nanah, dan akan pecah dan menjadi luka.

Untuk mengetahui seseorang terpapar cacar monyet perlu dilakukan test PCR untuk monkey pox, yang diuji pada area kulit yang memiliki ruam.

Monkey pox dapat menular jika manusia bersentuhan dengan cairan tubuh yang telah terinfeksi, seperti cairan luka, percikan air liur yang mana mirip dengan penularan Covid19. Kontak tidak langsung dengan barang yang sudah terkontaminasi juga dapat menularkan penyakit in,” terang dr. Johan Indra, selaku Medical Executive PT Kalbe Farma Tbk.

Lebih lanjut, langkah tepat untuk orang yang terpapar virus cacar monyet harus segera diperiksa di fasilitas kesehatan terdekat, untuk memastikan penyakitnya dan cara penanganan yang tepat menurut medis.

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

31 Anak-Anak di Amerika Serikat Terinfeksi Cacar Monyet, Tertular dari Mana?

31 Anak-Anak di Amerika Serikat Terinfeksi Cacar Monyet, Tertular dari Mana?

Health | Jum'at, 02 September 2022 | 13:10 WIB

Belgia Laporkan 1 Kasus Kematian akibat Cacar Monyet, Orang dengan Kondisi Ini Harus Waspada

Belgia Laporkan 1 Kasus Kematian akibat Cacar Monyet, Orang dengan Kondisi Ini Harus Waspada

Health | Jum'at, 02 September 2022 | 10:00 WIB

Vaksin Cacar Monyet Tidak Digunakan Secara Massal, IDI Jamin Pastikan Hal Tersebut

Vaksin Cacar Monyet Tidak Digunakan Secara Massal, IDI Jamin Pastikan Hal Tersebut

Tantrum | Kamis, 01 September 2022 | 17:09 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×