Heboh di Sukabumi Ada Makam Kosong yang Diduga untuk Ritual Pemujaan

Sukabumi

Minggu, 11 September 2022 | 11:10 WIB
Heboh di Sukabumi Ada Makam Kosong yang Diduga untuk Ritual Pemujaan
Ilustrasi makam. (mufti haqiqi/flickr)

Sukabumi.suara.com – Tak dimungkiri kalau sampai saat ini masih ada banyak masyarakat yang percaya dan melakukan ritual pemujaan untuk tujuan tertentu. Seperti yang terjadi di Desa Bojonggenteng, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, yang dihebohkan dengan pembongkaran dua makam kosong diduga untuk ritual pemujaan.

Pembongkaran makam yang dimaksud dilakukan pada Kamis (8/9/2022). Saat itu, dua buah makam yang dimaksud kabarnya baru dibuat selama tiga pekan. Endan, selaku Kepala Desa Bojonggenteng, mengungkap lebih detail soal dugaan pembuataan makam untuk tujuan ritual pemujaan.

"Itu makam abal-abal, kurang lebih tiga minggu sejak dibangunnya untuk pemujaan ritual," ujarnya, mengutip sukabumiupdate.com, Jumat (9/9).

Lebih lanjut, kuat dugaan jika pembuatnya adalah warga Desa Bojonggenteng dan Desa Ciparay.

Endan menyebut yang membuat makam tersebut diduga telah meminta izin kepada pemilik lahan untuk membangun makam di tanah kosong. Makam-makam ini berada dekat sawah, sungai, dan di belakang rumah pemilik lahan.

"Mungkin mereka minta izin kepada pemilik lahan, maka dibuatlah makam abal-abal (ngarang) di lahan kosong dekat sawah, dekat sungai, di belakang rumah. Katanya mereka mendapatkan mimpi bahwa di lahan itu ada patilasan zaman dulu, katanya ada syekh," jelas Endan lebih lanjut.

Di sisi lain, Endan menyebut dirinya menerima dua versi keterangan soal pembangunan makam yang dimaksud. Pertama, makam tersebut dibuat berdasarkan mimpi. Kedua, makam dibuat lantaran ada amanah dari seorang ustaz.

Endan menyebut lantaran lokasi makam berada di wilayah sepi, baru mengetahui lokasi ritual tersebut saat ini.

"Kalau tahu (sejak awal) pasti saya tolak untuk membuat tempat ritual, walaupun itu lahan pribadi," imbuhnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Sukabumi yang Diduga Korban Perdagangan Orang Akhirnya Pulang

Warga Sukabumi yang Diduga Korban Perdagangan Orang Akhirnya Pulang

Sukabumi | Sabtu, 10 September 2022 | 20:07 WIB

Mentang-mentang Punya Tanah Pribadi, Eks Kades Makamkan Jasad Istrinya di Dalam Perumahan, Bersebelahan Sumber Mata Air

Mentang-mentang Punya Tanah Pribadi, Eks Kades Makamkan Jasad Istrinya di Dalam Perumahan, Bersebelahan Sumber Mata Air

Sulsel | Sabtu, 10 September 2022 | 19:28 WIB

Meninggal Jumat Legi, Makam Rahwan Dibongkar Orang Misterius, Tali Pocong Hilang

Meninggal Jumat Legi, Makam Rahwan Dibongkar Orang Misterius, Tali Pocong Hilang

Sumbar | Sabtu, 10 September 2022 | 13:32 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×