Sukabumi.suara.com – Pasca kematian Ratu Elizabeth II, kursi tahta monarki Inggris kini diduduki garis keturunan pertama di bawahnya, yakni Raja Charles III. Terlepas dari ketetapan tersebut, siapa sangka kalau sosok Raja Charles III ternyata punya ragam pandangan pro-kontra di kalangan masyarakat dunia, khususnya penggemar kehidupan Royal Family.
Bukan hanya karena kontoversi masa lalu kisah cinta dan rumah tangganya, muncul pandangan dan rahasia umum khususnya bagi masyarakat Inggris, jika Raja Charles saat masih menjadi Pangeran mendapat julukan ‘The Pampered Prince’ atau Pangeran yang Dimanjakan.
Hal tersebut yang membuat Raja Charles kini dinilai memiliki sifat temperamen untuk dilayani secara berlebih dalam lingkungan kerajaan.
Yang menarik, potret temperamen Raja Charles III baru-baru ini rupanya tak sengaja terekam kamera dan langsung mengundang komentar dari masyarakat di jagat maya.
Kejadian pertama adalah saat Raja Charles menandatangani deklarasi resmi untuk menjadi Raja Inggris selama pertemuannya dengan Dewan Aksesi pada hari Sabtu (10/9/2022).
Saat itu, Charles duduk untuk menandatangani dokumen resmi, tetapi dia kesal karena meja untuk menandatangai dokumen terhalang nampan pulpen yang tertinggal di atas meja. Di media sosial beredar video yang memperlihatkan dia tampak meringis dan mendorong nampan itu dengan kesal, sebelum akhirnya staf kerajaan mengambil nampan pulpen tersebut.
Video yang beredar tersebut sontak langsung ramai di kalangan netizen dunia, melalui media sosial Twitter.
"Saya pikir Raja tidak ingin nampan pena itu ada di sana," cuitan salah satu netizen,
"Raja Charles benar-benar marah pada nampan pena yang tertinggal di atas meja," ungkap lainnya,
Baca Juga: Raja Charles III Ternyata Pernah Belajar Bahasa Arab, Ini Alasannya
Tak berhenti sampai di situ, momen kekesalah Raja Charles rupanya berlanjut di hari Selasa (14/9), saat dirinya melakukan upacara penandatanganan di Kastil Hillsborough, Irlandia Utara.
Raja Charles diketahui melakukan upacara penandatanganan buku pengunjung yang direkam di Kastil Hillsborough. Di sinilah sang raja emosi dan frustasi karena pulpen yang dipakainya bocor. Alhasil, tinta pulpen itu tumpah ke tangan sang raja yang sudah tampil rapi.
Raja Charles pun mengamuk dan mengungkapkan kekesalannya, tanpa sadar jika aksinya direkam dan disaksikan banyak orang. Ia berbiara dengan frustrasi saat dia menyerahkan pena kepada istrinya, Permaisuri Camilla.
"Ya Tuhan, aku benci pulpen ini!" kata Charles.
Camilla pun dengan cepat menanggapi suaminya
"Oh, lihat, itu (tinta) ada di mana-mana." ujar permaisuri tersebut.